Teknisi Tata Motors Indonesia Makin Diperhitungkan

Aidin Zuhaiv, teknisi Pre Delivery Inspection TMDI berhasil meraih juara ke-3, ajang Tata Motors Global TechFest & SkillFest 2019.

JAKARTA (DP) – Perwakilan teknisi Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) berhasil meraih prestasi internasional dalam ajang Tata Motors Global TechFest & SkillFest 2019, beberapa waktu lalu.

Adalah Aidin Zuhaiv, teknisi pada Pre Delivery Inspection TMDI menjadi pemenang ke-3 untuk kategori TechFest dalam ajang yang telah digelar keempat kalinya tersebut, oleh Tata Motors Ltd di Pune-Maharastra, India.

Sebagai informasi, ajang ini merupakan sebuah inisiatif untuk melihat lebih dekat keterampilan dan pengetahuan teknisi kendaraan komersial dan servis advisor Tata Motors di seluruh dunia.

Tahun ini, kompetisi itu melibatkan lebih dari 7.400 teknisi dan 3400 servis advisor dari 29 negara di seluruh dunia, termasuk 801 mitra diler dari India dan 500 dari 28 negara di seluruh dunia yaitu Asean, LATAM, SAARC, Afrika, dan Timur Tengah.

Dalam ajang ini, peserta diuji berbagai aspek kendaraan komersial melalui pengujian kompetitif pada pengetahuan teknis produk, diagnosis, dan keterampilan pemecahan masalah.

Baca juga:  Putra Terbaik Jabar Raih Juara 1 Ajang AHM-TSC 2019

Selainitu, peserta ditantang pengetahuannya mengenai penggunaan alat, praktik kerja yang aman, pengetahuan tentang proses, layanan ekosistem TI, termasuk CRM-DMS dan layanan pelanggan yang berfokus pada soft skill dan teknologi baru.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Dapurpacu.id, Jumat (28/6), Biswadev Sengupta, Presiden Direktur TMDI mengaku bangga delegasi dari Indonesia bisa meraih posisi ke-3 di Tech Fest.

“Prestasi ini sangat mungkin dikembangkan dan tentunya akan memotivasi teknisi TMDI dan mitra diler di Indonesia untuk terus menjadi yang terbaik baginya, pelanggan dan merek Tata Motors,” kata Biswadev.

Menurut Biswadev, dengan sifat industri yang berubah di tengah pesatnya industri digital, layanan purna jual juga berevolusi mengikuti keinginan konsumen.

“Mendapatkan teknisi dan servis advisor dengan kecakapan tinggi adalah sebuah tantangan. Di tengah berubahnya kebiasaan dan pola pikir konsumen, ajang ini adalah formula untuk menjembatani fenomena tersebut,” pungkasnya. [dp/MTH]