Kinerja Keuangan Positif, MTF Gelontorkan Obligasi Rp2 Triliun


DAPURPACU – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan ‘Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance (PUB IV) Tahap II Tahun 2019’ senilai Rp2 triliun.

Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB IV yang menargetkan dana dengan nilai nominal sebanyak-banyaknya sebesar Rp3 triliun. Di awal 2019 telah dilaksanakan penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Tahap I Tahun 2019 dengan nilai Rp1 triliun.

Direktur Utama MTF Arya Suprihadi di Jakarta mengaku bangga dengan tercapainya dana obligasi tersebut. Nilai ini, lanjut Arya, melebihi ekspektasi yang diperkirakan pencapaian dana dalam obligasi ini sebesar Rp1 triliun.

“Hal ini yang menunjukkan besarnya kepercayaan investor kepada MTF, yang didukung kinerja keuangan MTF yang baik dan diperolehnya rating peringkat hutang jangka panjang yaitu idAA+ (Double A plus) dari Pefindo,” ujar Arya, dalam siaran resminya, Rabu (31/7) lalu.

Baca juga:  Suzuki Wagon R Terbaru Kian Terlihat Seperti SUV Mini
Direktur Utama MTF Arya Suprihadi.

Dana Penerbitan obligasi ini merupakan upaya berkelanjutan MTF untuk mendapatkan opsi pendanaan guna mendukung penyaluran pembiayaan. Dengan demikian, MTF dapat tumbuh dengan baik sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan pembiayaan kendaraan bermotor.

Obligasi ini akan diterbitkan dalam dua Seri yaitu, Obligasi Seri A dengan jangka waktu tiga tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,9% per tahun, dan Obligasi Seri B dengan jangka waktu lima tahun dengan tingkat bunga tetap 9,5% per tahun.

Pembayaran kupon bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan. Sedangkan jaminan obligasi ini adalah jaminan fidusia berupa piutang performing sekurang-kurangnya sebesar 60% dari nilai pokok Obligasi yang terhutang.

Dana yang diperoleh dari hasil Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan dipergunakan seluruhnya akan dipergunakan sebagai modal kerja untuk pembiayaan kendaraan bermotor.

Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ini adalah PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. [dp/MTH]