Strategi Membaca Peta dan Tenaga Fokus Utama Tim IXCR di SS 1


DAPURPACU – Para pebalap Indonesia yang turun di ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2019 berhasil lulus proses scrut yang berlangsung di Grand Palazzo hotel – Pattaya, Thailand, Sabtu (10/8) lalu.

Untuk selanjutnya, Indonesia Cross Country Rally (IXCR) Team yang berisikan Memen Harianto dan Wijaya Kusuma beserta navigatornya masing-masing yakni Rimhalsyah dan Lody Natasha, serta Rudy Poa dan Fathir Muchtar bakal menjalani reli dengan total jarak tempuh hingga 2.400 km.

Lulusnya proses scrut berkat upaya tim merampungan seluruh persiapan yang telah dilakukan sejak Rabu, yang memfokuskan pada unsur keamanan pada kendaraan.

Selanjutnya, seluruh tim mengikuti briefing untuk menjalani balap hari ini sejauh 502,01 km, dengan titik start di Grand Palazzo hotel dan finish di Nakhonnayok.

Sejatinya, start SS 1 berada di Sakaeo yang harus ditempuh sejauh 177,35 km, sedangkan jarak SS 1 yang harus dilakoni seluruh pebalap termasuk tim IXCR menempuh total 207,23 km dengan finish di Sanamchai Khet. Sementara dari garis finish ke SS1, peserta harus menempuh jarak 117 km menuju hotel yang berada di Nakhonnayok.

Baca juga:  Merah Putih Berkibar, Gelar Juara Umum TTC Siap Menanti

Sebelum melakukan start hari ini, Minggu (11/8), seluruh peserta termasuk tim IXCR mengikuti ceremony start yang berada di Walking Street, Pantai Pattaya, Thailand.

Area yang biasanya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, kali ini digunakan khusus untuk peresmian balapan AXCR 2019.

Sebagai manajer tim IXCR, Rudy telah melakukan berbagai persiapan termasuk strategi dalam melibas medan yang tergolong panjang. Di sisi lain, sistem navigasi dengan peta manual bagi pebalap motor merupakan hal baru. Namun yang harus diperhatikan adalah mengukur kemampuan dari stamina tubuh.

“Dengan jarak yang cukup jauh untuk balapan pada SS pertama, saya berharap seluruh pebalap mengetahui ‘pace’. Menyiapkan tenaga dengan tidak memforsir sejak awal, hal ini juga saya lakukan karena harus mengukur batas diri,” ujar Rudy, dalam keterangan resminya.

“Strategi ini juga diterapkan di hampir seluruh peserta yang mengikuti balapan (AXCR 2019). Paling tidak untuk SS pertama, mayoritas hanya mengeluarkan kemampuannya sebanyak 60 – 70 persen saja,” tambahnya.

Baca juga:  Merah Putih Berkibar, Gelar Juara Umum TTC Siap Menanti

Strategi ini juga diberikan kepada IXCR Team yang menggunakan mobil, baik Memen dengan navigator Rimhalsyah dan juga kepada Wijaya bersama Lody Natasha.

Keduanya sebenarnya telah siap, tetapi Memen yang menggunakan mobil Jeep Custom untuk pertama kalinya berlaga di AXCR tentu membutuhkan adaptasi. Begitu pula dengan Wijaya yang baru pertama kali balapan pada tahun ini. [dp/MTH]