Doni Tata Masih Terganjal Pebalap Tangguh di TGA 2019 Seri Yogyakarta


DAPURPACU – Ambisi Doni Tata Pradipta untuk bisa tampil lepas di kandang sendiri pada ajang Trial Game Asphalt 2019 seri ketiga di Yogyakarta, masih terganjal rider-rider mumpuni di kelas yang diikutinya.

Pada sesi kualifikasi kemarin, Jumat (20/9), Sirkuit Stadion Mandala Krida masih belum memberikan aura positif bagi Doni baik di kelas FFA 450 maupun FFA 250. Di kedua kelas itu, Doni harus puas mengisi slot 2 saat start, Sabtu malam (21/9) nanti.

Di kelas utama FFA 250, Doni Tata dengan catatan waktu best lap 44.182 berada di bawah rivalnya, Tommy yang berhasil unggul dengan waktu 43.616. Sedangkan untuk kelas FFA 450, Juara Umum Trial Game Asphalt dua tahun berturut-turut ini membuntuti Lewish, dengan gap tipis 0,271 detik.

“Untuk persaingan cukup ketat. Di FFA 450 ada Lewis, dan dia pesaing terberat. Untuk FFA 250 ada dua pebalap yang sangat kompetitif, Tommy dan Farudila Adam. Semoga di race day seri ketiga ini saya bisa memberikan yang terbaik,” ucap Doni.

Baca juga:  Farudillah Bakal Berjibaku di Hadapan Publik Malang

Ambisi Doni untuk meraih juara pertama di Yogyakarta cukup besar mengingat pada dua seri sebelumnya di Boyolali dan Purwokerto, pemuda asal Sleman ini belum sekalipun mencicipi podium utama.

Untuk menuntaskan ambisinya tersebut, Doni sudah melakukan beberapa persiapan. Setingan terbaik telah diraihnya, baik itu pada suspensi maupun gear.

“Yogyakarta adalah home race buat saya jadi harus semangat dan optimis. Mudah-mudahan saya bisa juara satu, karena di seri ini persiapan saya lebih matang,” harap Doni.

Di samping itu, klasemen sementara kelas utama FFA 250, Doni harus puas mengisi posisi ketiga klasemen sementara. Penampilan Farudila masih yang terbaik sehingga posisinya kuat di puncak, disusul urutan kedua adalah Tommy.

“Saya harus berusaha untuk bisa menempati posisi pertama karena dua seri sebelumnya saya tertinggal. Tidak seperti tahun sebelumnya yang terasa sangat mudah untuk saya menempati posisi pertama.

Baca juga:  Farudillah Bakal Berjibaku di Hadapan Publik Malang

“Jadi saya harap kesempatan di home race ini bisa memberikan hasil yang terbaik, dengan tentunya dukungan dari masyarakat Yogyakarta yang menyaksikan race final malam ini,” pungkasnya. [dp/MTH]