Kepergian Afridza Penyemangat Tiga Pebalap Indonesia | dapurpacu.id

Kepergian Afridza Penyemangat Tiga Pebalap Indonesia


DAPURPACU – FIM CEV International Championship musim 2019 bakal memasuki seri pamungkas, yang bakal digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, akhir pekan ini (9-10/11).

Mario Suryo Aji, Gerry Salim, dan Andi Gilang, yang berlaga di dua kelas berbeda menyimpan antusiasme tinggi untuk menyelesaikan balapan dengan hasil terbaik demi membanggakan nama Bangsa.

Mario SA, yang turun di kelas CEV Moto3 Junior World Championship, punya catatan baik sepanjang musim ini berlangsung. Pebalap muda berusia 15 tahun ini berhasil tiga kali finish 10 besar dari lima balapan yang dijalani sejauh ini.

Sementara Gerry dan Andi Gilang, kembali berjibaku di kelas CEV Moto2 European Championship guna memperbaiki peringkat di klasemen sementara. Saat ini, Gerry berada di peringkat 17 dengan 26 poin, sedangkan Andi menempati posisi 13 dengan koleksi 36 poin.

Kepergian Afridza Syach Munandar saat mengikuti ajang Asia Talent Cup di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu, memunculkan semangat baru bagi ketiganya. Aksi balap brilian mereka persembahkan buat Afridza.

Melirik prestasi Mario, ajang ini menjadi musim pertamanya di ajang balapan di Eropa. Ajang ini menjadi tahun pembelajaran bagi Mario yang harus beradaptasi dengan level kompetisi yang semakin ketat.

Sebagai pebalap rookie, catatan prestasinya patut diperhitungkan. Meski berada di urutan ke-16 klasemen sementara dan masih akan menjalani dua balapan tersisa, Mario punya prestasi bagus di sirkuit tersebut.

Sirkuit Ricardo Tormo dikenal cukup sulit. Namun balapan CEV musim ini sudah pernah digelar di tempat yang sama pada putaran kedua, April silam. Setidaknya, pengalaman kemarin bisa menjadi pembelajaran baginya.

”Saya akan mengevaluasi dan belajar dari pengalaman balapan sebelumnya di Valencia. Target, lebih konsisten dan mendapatkan kecepatan yang bagus. Saya akan berusaha memberikan hasil yang bagus dan positif pada akhir pekan ini,” ujar Mario.

Berbekal finis di urutan ke-12 pada putaran kedua di sirkuit itu, Gerry mengklaim bakal tampil habis-habisan dan belajar dari pengalaman balapan sebelumnya agar bisa tampil lebih baik.

“Target saya adalah tampil sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Saya siap dedikasikan balapan kali ini untuk almarhum Afridza Syach Munandar,” kata Gerry.

Sedangkan Andi Gilang datang ke Valencia dengan semangat tinggi, setelah pengumuman bahwa perjalanannya di dunia balap akan berlanjut ke balap tingkat dunia Moto2 World Championship pada 2020 bersama Honda Team Asia.

Andi mengklaim akan berusaha secepat mungkin beradaptasi dengan lintasan. Sebagai informasi, Andi Gilang pernah mencicipi sirkuit ini terakhi pada saat dirinya berlaga di Moto3 musim 2017.

“Tim juga siap berusaha mendapatkan setting motor yang bagus, sehingga bisa bersaing saat balapan. Tentu, saya akan menjalani balapan di Valencia untuk mengenang kawan saya, Afridza,” pungkas Andi. [dp/MTH]