Builder Indonesia Gali Ilmu di Arlen Ness Motorcycles | dapurpacu.id

Builder Indonesia Gali Ilmu di Arlen Ness Motorcycles


DAPURPACU – Usai mengunjungi Museum Harley-Davidson, tim Suryanation Motorland beranjak ke lokasi berikutnya yaitu ke rumah salah satu legenda besar di dunia custom, Arlen Ness Motorcycles.

Untuk mencapai lokasi, tim harus menempuh perjalanan lebih dari 3.000 km dari Milwaukee yang berada di wilayah Timur ke San Francisco yang berada di wilayah Barat Amerika Serikat.

Setibanya di sana, mereka diajak berkeliling untuk melihat seluruh koleksi yang ada di museum tersebut. Selain itu, rombongan juga di ajak melihat langsung proses pengerjaan unit di area workshop.

Di sana, mereka melihat bagaimana cara pembuatan parts, servis, sampai ke proyek custom terbaru produksi Arlen Ness Motorcycles. Bahkan, tim berkesempatan melihat motor custom terbaru yang masih dirahasiakan dan baru selesai 60% dari pengerjaan.

Motor ini kelaka akan masuk tahap finishing di ruangan rahasia yang hanya bisa diakses oleh Cory Ness, anak dari Arlen Ness yang menjadi penerus bengkel tersebut.

“San Francisco merupakan salah satu surganya para pecinta motor. Setiap harinya di wilayah Bay Area, berbagai jenis motor bisa dengan mudah ditemui mulai dari skuter, motor chopper sampai dengan motor sport ber-cc besar,” ujar Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.

Sebagai informasi, bengkel ini didirikan oleh Arlen Ness, seorang builder legendaris yang juga merupakan pengusaha di dunia custom internasional.

Arlen Ness sendiri sampai saat ini masih tetap dikenang sebagai salah satu nama besar di dunia custom dunia meskipun ia telah wafat pada Maret 2019 lalu di usia 79 tahun.

Motor-motor garapan Ness terkenal memiliki karakter pada desain bodi, pewarnaan, dan juga sektor engineering yang khas, bahkan cenderung eksperimental. Inilah yang membuat karya-karyanya unik dan menarik.

“Tak heran jika Arlen Ness dapat banyak penghargaan di masa lalu. Ia sangat kreatif dan juga mampu menciptakan sebuah karya out of the box,” imbuh Komang Gde Sentana, builder dari Kedux Garage.

Salah satu karyanya yang menarik adalah “Mach Ness” yang menjadi favorit dari Budi Kurniawan, pemenang Suryanation Motorland Battle Medan. Motor yang dibangun pada 2005 ini menggunakan mesin jet dengan desain futuristik.

Sedangkan Lufti Ardika, pemenang Suryanation Motorland Battle Surabaya, memilih motor “Yellow Chopper” bergaya old-school dengan frame ringan dan posisi jok rendah sebagai motor favoritnya.

“Setelah melihat secara langsung karya-karya dan proses pengerjaannya di Arlen Ness Motorcycles, referensi saya tentang motor custom jadi bertambah dan bisa menjadi inspirasi dalam membangun motor saat kembali ke Indonesia,” pungkas Komang. [dp/MTH]