Baris Terdepan, Di Giannantonio Berpeluang Podium di Moto2 Spanyol | dapurpacu.id

Baris Terdepan, Di Giannantonio Berpeluang Podium di Moto2 Spanyol


DAPURPACU – Fabio Di Giannantonio akhirnya mampu tampil kompetitif pada sesi kualifikasi GP Spanyol, usai mengamankan grid kedua berkat penampilan gemilangnya, Sabtu (1/5) lalu.

Perolehan yang membanggakan ini seperti ingin Diggia kembali hadirkan saat putaran pembuka di GP Qatar lalu, dimana gelar podium perdana dia persembahkan bagi mendiang Fausto Gresini.

Pada sesi kualifikasi di sirkuit Jerez de la Frontera ini, Diggia sukses membukukan waktu 1:40,738 detik. Sedangkan, Nicolò Bulega torehkan waktu 1:41,521 detik, yang membuat dia harus puas di urutan ke-13.

Bukan tidak mungkin, dengan menempati baris terdepan, membuka lebar-lebar peluang pebalap Federal Oil Gresini Moto2 asal Italia ini meraih podium di putaran keempat Moto2 musim ini.

Bila hal itu terwujud, podium kali kedua yang mampu diraihnya itu bakal membuat bangga merek-merek yang mendukung performa Diggia dan Bulega tentunya.

“Target seperti di setiap sesi kualifikasi adalah menorehkan putaran tercepat dan kami sudah hampir berhasil saat putaran pertama,” ujar Diggia.

Baca juga:  Di Giannantonio Digjaya di Moto2 Spanyol, Persembahkan Buat Fausto

Pebalap bernomor #21 ini mengaku telah menerapkan strategi untuk menggunakan dua ban belakang baru di belakang. Sayangnya, pada second run dia cukup kewalahan.

Sirkuit Jerez sepanjang 4.423 meter memiliki 13 tikungan yang membuat motor berpotensi menyalip. Sehingga perlunya pengereman yang optimal, hal inilah yang membuat Di Giannantonio ingin setelan sistem pengereman di motor Kalex lebih optimal.

“Hal terpenting saat ini adalah mempertahankan kecepatan di paruh waktu balapan dan kemudian berusaha kuat untuk lebih kencang lagi di akhir,” imbuhnya.

Sementara Bulega melalui sesi latihan terbilang positif karena bisa lolos dari Q1. Sayangnya, sudah tidak ada ban kompon lunak yang bisa digunakan di sesi kualifikasi untuk mengejar posisi lebih baik.

Dan secara keseluruhan Bulega mengaku pada Q1, dirinya sudah berusaha mencari penyesuaian setelan ban yang diharapkan bisa ada dampaknya, tapi ternyata bukan itu masalahnya.

Baca juga:  Di Giannantonio Digjaya di Moto2 Spanyol, Persembahkan Buat Fausto

“Pastinya, ban lunak sangat membantu untuk bisa masuk Q2 di sesi final dan pada sesi menentukan, saya harus melakukannya dengan ban yang sudah terpakai,” pungkasnya. [dp/MTH]