DAPURPACU – PT Federal International Finance (FIFGroup) kembali memberikan dukungannya untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melakukan pembinaan dan pengembangan pada 25 Mei lalu.
Melalui program pelatihan dengan konsep webinar berjudul ‘Ngobrol Pintar Mengatur Keuangan UMKM’, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kick-off-nya pada 25 Maret 2021.
Dengan mengandeng salah satu lembaga Astra lainnya, yakni Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), webinar menjadi salah satu rangkaian khusus yang dilakukan oleh FIFGroup.
Tujuannya adalah membantu pemerintah dalam mempercepat pembangkitan perekonomian melalui dukungan pembinaan UMKM di Indonesia. Pelatihan ini dihadiri oleh lebih dari 400 UMKM hasil binaan program kolaborasi Grup Astra.
Dalam webinar itu, Lukas Iwan Setiadi, salah satu praktisi dan pakar dalam bidang manajemen keuangan memberikan edukasi bagaimana mengembangkan usaha menjadi bisnis yang menguntungkan khususnya untuk para pelaku UMKM.
“Dan tentunya strategi mempersiapkan finasial yang baik untuk usaha yang dijalankan,” tutur pria kelulusan Magister Manajemen Institut Pendidikan dan Pengembangan Manajemen Jakarta.
Pria yang juga merupakan salah seorang insan Astra ini menjelaskan, ada empat faktor penting yang mendorong lakunya produk dan jasa pada usaha yang dijalankan.

Faktor-faktor tersebut yaitu lokasi strategis, strategi menetapkan harga jual, dan kualitas produk yang ditawarkan. Contohnya usaha yang bergerak di bidang kuliner menjual produk yang enak, segar, dan higienis atau usaha yang bergerak di bidang jasa seperti laundry, di mana baju yang dicucinya harum dan rapih.
Faktor terakhir adalah dengan meningkatkan pelayanan yang kita berikan untuk pelanggan, seperti pelayanan yang cepat, ramah, bisa dilakukan secara digital, dan lain-lain.
Di sisi lain, kunci utama dalam mempersiapkan finansial usaha yang lebih matang adalah perlunya pencatatan dan kontrol terhadap seluruh biaya, baik uang masuk dan uang keluar. Ini menjadi faktor penting dalam mengatur arus kas usaha yang dijalankan.
“Perlu adanya perhitungan yang matang terkait dengan biaya-biaya yang dibutuhkan sebagai operasional dalam menjalankan usaha kita,” tambah Lukas.
Esther Sri Harjati, HC, GS, and Corporate Communication Director FIFGroup mengatakan, adanya pandemi Covid-19 menjadi pukulan keras bagi seluruh pengusaha terutama bagi pelaku UMKM.
Seiring berangsur membaiknya kondisi perekonomian saat ini, FIFGroup perlu memberikan dukungan bagi pelaku UMKM agar dapat lebih tangguh dalam bertahan dari terpaan krisis yang terjadi saat ini.

Menurutnya, disiplin dalam melakukan pencatatan keuangan sangat penting dilakukan oleh seluruh pelaku UMKM. Pencatatan keuangan menjadi faktor penting dan merupakan pondasi kuatnya sebuah usaha untuk bisa bertahan dalam kondisi krisis seperti yang terjadi saat ini.
“Melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya,” kata Esther dalam sambutannya.
Program Pembiayaan dan Pembinaan UMKM
Melalui ‘Kolaborasi Pembinaan dan Pengembangan UMKM’, FIFGroup yang berinisiatif berkolaborasi dengan Grup Astra lainnya memberikan pembiayaan tanpa bunga untuk seluruh pelaku UMKM di Indonesia yang sesuai dengan kategori persyaratan yang ditetapkan.
Chief of Corporate Communication and CSR FIFGroup, Yulian Warman memaparkan, di tahun ini Pilar Pemberdayaan Masyarakat akan difokuskan untuk pengembangan UMKM melalui Program Dana Bergulir.
Program ini berasal dari Dana Sosial Syariah FIFGroup, yang didukung jaringan FIFGroup yang tersebar di seluruh titik di Indonesia.
“Kami menargetkan agar program ini bisa dirasakan oleh seluruh pelaku UMKM dari Sabang hingga Merauke, khususnya pelaku UMKM mikro agar tetap hidup dan produktif, sehingga mampu berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi di sekitar UMKM tersebut serta pada akhirnya berdampak pada ekonomi nasional,” pungkasnya. [dp/MTH]

