Aplikasi MMID Berhasil Jaring Ratusan Ribu Pemilik Mitsubishi

DAPURPACU – Seiring perkembangan kendaraan yang beredar menuntut pelayanan yang maksimal dan memudahkan bagi para pemiliknya, salah satunya digitalisasi seiring era tersebut makin digandrungi.

Diejawantahkannya teknologi tersebut rupanya turut mendukung layanan pasca pembelian unit kendaraan oleh konsumen. Dengan kata lain, digitalisasi menjadi pendukung layanan purna jual.

Mitsubishi Indonesia rupanya melihat momen itu sebagai pendongkrak layanannya kepada para pemilik mobil Mitsubishi, sekaligus menjadi salah satu kemudahan untuk mereka memperoleh layanan itu.

Untuk itu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memperkenalkan aplikasi Mitsubishi Motor ID (MMID), demi menghadirkan pengalaman terbaik ke konsumen.

Manager Customer Experience Management Sales Marketing Division MMKSI, Bintar Prakoso mengatakan, adanya MMID membuat konsumen semakin mendapat beragam kemudahan lewat fitur-fitur inovatif.

Di sisi lain, lanjut Bintar, dapat dikatakan bahwa aplikasi MMID lahir kembali dengan inovasi fitur yang dapat menjawab kebutuhan konsumen saat ini.

“Beberapa fitur baru yang diluncurkan ada lima. Ada MIRA (Mitsubishi Virtual Assistant Chatbot), lacak pesanan, aktivitas garansi, owners manual dan booklet, my coupon dan MiMate (Mitsubishi Motors Adventure Team),” imbuhnya.

“Fitur-fitur ini diharapkan bisa melengkapi yang sudah ada, dan dijadikan aplikasi ini bisa dimanfaatkan pelanggan dalam akvtitas sehari-hari,” tutur Bintar, disela temu media secara virtual, Kamis (7/4).

Sementara MIRA merupakan layanan berbasis chat, yang dikembangkan sebagai alternatif sehingga konsumen tidak perlu mengeluarkan pulsa telepon alias bisa mengirim pesan secara langsung.

Berbagai layanan bisa diakses semua pelanggan dengan berbagai menu, bisa cari dealer dan lokasinya, menginformasikan dealer terdekat juga ada layanan reservasi test drive, serta layanan 24 jam.

Tak hanya itu, melalui MIRA, konsumen pemilik mobil Mitsubishi juga dapat membantu yang ingin mengetahui simulasi pembayaran dan konsultasi pembelian kendaraan.

Bintar melaporkan, sejak aplikasi MMID diperkenalkan pada Oktober 2017 hingga Februari 2022, jumlah user installation mencapai 227 ribu dengan total pengguna 85 ribu.

“Adapun pengguna aktif berjumlah kurang lebih 47.600 user aktif, setara dengan 56-60 persen pada aplikasi MMID,” tandas Bintar.

Bintar menuturkan, terdapat lima menu favorit yang paling sering diakses para pengguna aktif aplikasi MMID. Pertama My Vehicle (44%), lalu kupon (20%), service booking dan fitur lacak, yang masing-masing kurang lebih lima persen. [dp/MTH]

Previous articleNew Mazda CX-5 Tampil Fresh dan Premium Berkat Imbuhan ini
Next articlePeriklindo Siap Bikin Pameran Kendaraan Listrik Juli 2022 Mendatang