DAPURPACU – Dalam beberapa tahun terakhir, industri otomotif nasional terus menunjukkan perkembangan yang cukup atraktif. Terutama pasca pandemi dua tahun terakhir lalu.
Berdasarkan data Kementrian Perindustrian, industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan. Adapun sektor ini memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional dengan total investasi hingga Rp99,16 triliun.
Melihat pertumbuhan pasar yang kian meningkat, Prestige Corp bersama Sanny Auto Gallery bekerja sama mendorong pembangunan Distrik Otomotif di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara.
Rudi Salim, CEO Prestige Corp mengatakan, Distrik Otomotif ini nantinya akan dijadikan sebagai lokasi otomotif terbesar dan terlengkap di Indonesia.
“Khusus untuk Distrik Otomotif perdana di PIK 2 ini, Prestige Corp telah menetapkan target total 132 unit untuk tahap 1,” terang Rudi Salim kepada media, Selasa (6/9).

“Showroom ini akan diisi mobil-mobil premium dari importir umum, agen pemegang merek, aksesoris hingga komponen pendukung otomotif lainnya,” sambungnya.
Menurut Rudi, tujuan investasi Prestige Corp dalam Distrik Otomotif adalah meningkatkan kualitas sumber daya, kemampuan ekspansi yang lebih sistematis, terukur dan akuntabel.
Lebih jauh ia menjelaskan, kalau proyeksi kedepannya yakni membuat berbagai Distrik Otomotif lain di berbagai kota besar dengan tier atau kelas sesuai dengan kota tersebut.
“Dan investasi sebesar Rp100 miliar ini mendorong target baru untuk Distrik Otomotif lain, yaitu membuka cabang minimal 2 kota yang berbeda setiap tahunnya,” ungkap Rudi.
Di tambahkannya, Flagship Distrik Otomotif PIK 2 menjadi branch Class 1 dengan plafon nilai penjualan mobil di atas Rp5 miliar.

“Kemudian pada showroom lain di Jabodetabek (Class 2) akan diisi mobil senilai Rp1-5 miliar, lalu di kota-kota besar lain (Class 3) ada mobil seharga Rp500 juta hingga Rp1 miliar, dan Class 4 di (mobil) bawah Rp500 juta,” jelasnya.
Adapun sejumlah mobil merek premium meliputi supercar seperti Lamborghini, Ferrari, Bentley, Rolls Royce, Porsche, Lexus dan setingkat mobil premium lainnya. Namun sangat mungkin untuk kategori Elecric Vehicle premium.
Di waktu yang sama, Sanny Liawati, Komisaris Distrik Otomotif PIK 2 sekaligus pemilik Sanny Auto Gallery, berharap kolaborasi ini melahirkan sentra pameran otomotif terbesar dan terkeren, mengingat lokasinya yang juga eksklusif.
“Pembangunan tahap pertama seluas 30.000 m2 sudah mencapai 70 persen. Kalaupun kurang, kita bisa menambah sekitar 3 hektar lagi yang terletak di sebelahnya.”
“Dan kami berharap bisa berpartisipasi pada perekonomian Indonesia terutama memberikan kontribusi di dunia otomotif,” tutur Sanny. [dp/DF]

