Cek Enam Komponen pada Mobil Usai Dipakai Liburan

Ratusan kendaraan terjebak kemacetan di jalur keluar tol Jagorawi menuju kawasan Puncak Bogor di Ciawi, Bogor, Jabar, Rabu (1/1). Macet total di jalur tol sepanjang 3 km tersebut sebagai imbas dari penutupan jalur menuju puncak selama lebih dari 5 jam untuk memberi kesempatan pada pengendara dari arah puncak menuju Jakarta yang merayakan malam pergantian tahun. ANTARA FOTO/Jafkhairi/pd/13

DAPURPACU – Aktivitas harian sudah mulai rutin dijalani oleh masyarakat, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi massal, menuju tempat kerja di tahun ini.

Bagi Anda yang baru saja menggunakan kendaraan pribadi untuk berlibur di penghujung tahun kemarin, ada baiknya segera mengecek kembali kondisi mobil agar tetap prima saat digunakan.

Dengan mengembalikan lagi kondisi mobil seperti sediakala, tentu berujung keuntungan bagi pemiliknya. Terutama yang terkait dengan tingkat efisiensinya, meski harga BBM saat ini sudah turun.

“Setelah libur tahun baru bersama keluarga, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan komponen mobil agar terjaga kondisinya dan siap kembali beraktivitas,” kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

Berikut ini adalah enam komponen pada mobil yang wajib dicek kondisinya usai menempuh perjalanan jauh. Anda bisa melakukannya secara mandiri maupun dibawa ke bengkel resmi.

1. Periksa Ban Mobil

Sebagai komponen yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan, ban harus siap menerima berbagai kondisi yang dilewati, selain tentunya pasti diisi penuh oleh penumpang dan barang bawaan.

Oleh sebab itu, wajib periksa tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan. Perhatikan juga kondisi telapak dan dinding ban, serta bibir pelek mobil.

Bagi Anda pemilik mobil Toyota, segera bawa ke bengkel Auto2000 untuk pengecekan. Periksa ban cadangan, lakukan spooring dan balancing untuk menjaga kondisinya.

2. Cek Oli Mesin

Dibutuhkan pelumas yang sanggup melindungi mesin dari gesekan antar komponen sehingga mesin dapat bekerja optimal. Cek kondisi oli mesin karena sudah kerja keras dan pastikan volumenya sesuai takaran dan tambah kalau kurang.

Perhatikan juga warnanya, jangan sampai berubah menjadi keruh, hitam pekat, atau seperti tercampur air. Segera bawa mobil ke bengkel untuk pengecekan kalau ditemukan hal mencurigakan.

3. Waspada Kaki-kaki Mobil

Perhatikan suspensi (shock absorber) dari kebocoran dan karet-karet penyangga di sekitarnya dari potensi getas atau robek. Cek juga kondisi selang rem untuk mencegah kebocoran.

Lihat kondisi kampas rem cakram, sedangkan rem tromol cermati kebocoran dengan memperhatikan dinding teromol rem. Periksa bagian lain di kolong mobil untuk memastikan tidak ada masalah.

4. Kondisi Mesin Wajib Prima

Bersihkan mesin dengan kain lap basah supaya terlihat jika ada kebocoran atau kerusakan lainnya. Posisikan kunci kontak di ON dan lihat indikator di panel instrumen apakah ada masalah.

Jika tidak ada, bisa melanjutkan dengan menyalakan mesin. Dengarkan bila ada suara aneh terdeteksi. Jika ada masalah, cara terbaik untuk memperbaiki adalah dengan membawa mobil ke bengkel.

5. Inspeksi Cairan Mobil

Komponen bergerak pada mobil banyak yang tergantung pada cairan. Start dari mengecek cairan radiator bersama tabung cadangannya. Perhatikan ketinggian tabung penyimpan cairan rem dan pembersih kaca depan.

Jangan lupa juga bersihkan ruang bagasi. Perhatikan juga ban cadangan.

Periksa juga volume tabung fluida kopling untuk mobil bertransmisi manual. Cek ketinggian air aki, lanjut bersihkan permukaan tutup pengisi dan kedua terminal aki.

Kemudian Anda bisa melanjutkan untuk mengecek volume minyak power steering hidrolis dan pastikan freon AC tidak kurang.

6. Bersihkan Kabin dan Bagasi Mobil

Pastikan seluruh bagian mobil dicuci bersih, mulai dari bodi, bagian kolong, ruang mesin, hingga sisi kabin dan bagasi. Kedua terakhir ini harus diberi perhatian lebih demi kenyamanan seluruh penumpang termasuk barang bawaan.

Pastikan tidak ada kotoran tersisa untuk menjaga kebersihannya. Anda bisa menyemprotkan bahan disinfektan untuk membunuh bakteri, virus, serta kuman-kuman. [dp/TH]

Previous articlePuas di Segmen Penumpang, Wuling Hadirkan Pikap Formo Max
Next articleBegini Cara Perlakukan Fitur Engine Auto Start-Stop