DAPURPACU – Perusahaan Otobus (PO) Transport Express Jaya terus memperkuat armada bus terbaikny, dengan merilis 8 unit Hino Bus RM 280 ABS wide air suspension bermesin Euro 4.
Penambahan armada ini bertujuan untuk peningkatan pelayanan Tranex Group, dengan rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), sekaligus perubahan manajemen.
Seremoni peluncuran armada di Kantor Pusat PO Transport Express Jaya, Lubuk Alung, Kab. Padang Pariaman, Sumatera Barat, dengan tajuk ‘Baralek Gadang’, Minggu (8/1) lalu.
Dari total armada terbaru, enam unit menggunakan balutan bodi dari karoseri Laksana SR3 Ultimate Single Glass, yang dapat menampung hingga 30 penumpang dengan legrest untuk kenyamanan penumpang.
Sementara dua unit bus lainnya dikemas dalam bodi Patriot TE, dari karoseri Morodadi, dimana seluruh kursinya juga telah dilengkapi legrest.
Semua bus terbaru PO Transport Express Jaya itu akan melayani kelas executive rute Sumatera Barat ke Jabotabek sampai ke Bandung, serta rute ke Medan, Sumatera Utara.

COO – Director PT Hino Motors Sales Indonesia, Santiko Wardoyo mengakui jalur lintas Sumatera memiliki kondisi beragam, mulai dari jalan tol yang panjang, jalur lintas dengan medan menajak, curam dan kadang berlumpur.
“Untuk melewati medan panjang dan berat seperti ini, Bus Hino sudah terbukti keandalannya. Terutama Bus terbaru kami saat ini, Hino RM 280,” tutur Santiko.
“Karena sudah standar Euro4 dan dilengkapi dengan overheat control system (OCS) untuk mencegah adanya engine blow karena mampu menjaga kestabilan suhu mesin,” ujarnya.
“Selain itu, Hino Bus juga efisien dalam hal perawatan. Sebab sepanjang jalur Sumatera, kami memiliki jaringan yang siap membantu baik dari sisi servis maupun suku cadang,” tambahnya.
Terkait pelayanan untuk armada baru ini, Direktur Utama PO Transport Express Jaya, Yoga Hendrico Putra menamakannya dengan kelas Kudo Gadang dan Niniak Mamak.
Menurut Yoga kedua pelayanan ini mengandung arti yaitu Kudo Gadang mengartikan kecepatan serta kemewahan, Sementara Niniak Mamak melambangkan toleransi bersaudara.

Terkait manajemen baru, Yoga sendiri merupakan generasi ketiga yang akan menjalankan bisnis Transport Express Jaya, dari sebelumnya dibawah nakhoda Alfi Feria.
Perubahan management ini untuk meningkatkan strategi pelayanan secara profesional dan konsisten agar PO Transport Express Jaya tetap melekat dengan baik di masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang profesional dan konsisten akan hal yang satu ini, agar masyarakat selalu mempercayakan perjalanannya kepada kami,” ucap Yoga.
“Agar kami dapat berkembang dengan baik dengan profesional sesuai ekspektasi masyarakat pengguna jasa transportasi darat khususnya wilayah Sumatera Barat,” tandasnya.
Berdiri sejak 1977, PO ini didirikan oleh H. Sutan Nazar Dt.Maharajo Basa (alm), dilanjutkan generasi kedua Sudirman (alm), Hendrik Dunan Nazar dan Alfi Feria.
PO ini punya ciri khas livery putih kombinasi warna biru dan merah, serta gambar kuda terbang. Diklaim PO Transport memiliki pelayanan terbaik, harga tiket terjangkau, dan fasilitas. [dp/TH]

