Garda Oto Ajak Klub Mobil Terapkan Eco Driving Saat Mudik

DAPURPACUID – Musim mudik lebaran tahun ini tinggal hitungan, dimana puncak arus keberangkatan masyarakat diprediksi akan terjadi pada periode 3-11 April 2024 nanti.

Guna memberikan informasi seputar mudik aman, Garda Oto mengajak puluhan anggota berbagai komunitas mobil untuk meramaikan gelaran Car Community Gathering, OtomoTALKS, Sabtu (30/3).

Berlangsung di Rumah Sarwono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra ini aktif memberikan literasi dan edukasi pentingnya berkendara dengan aman. Terutama jelang memasuki musim mudik lebaran tahun ini.

Dengan tagline #LangkahSederhana Terapkan Eco Driving Saat Mudik, pihak Garda Oto berharap dapat memperhatikan keselamatan berkendara agar tetap aman dan nyaman untuk dirinya dan pengendara lain di perjalanan.

Di sesi pertama, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana memaparkan terkait edukasi safety driving bagi para komunitas yang ingin melakukan mudik.

Dalam materinya, Sony menjelaskan pentingnya melakukan persiapan sebelum mudik, seperti melakukan inspeksi agar mobil dalam keadaan prima ketika berangkat dan pulang dari mudik.

Tak hanya itu, lanjut dia, pengelolaan stres dan rasa lelah yang baik juga disampaikan, karena sering menjadi perhatian utama ketika menempuh perjalanan jauh.

Baca juga:  Perdana, Daihatsu Ajak Paguyuban AHJ Buka Puasa Bersama

Kemudian, tambahnya, Sony juga menekankan manfaat dan pentingnya penggunaan teknik eco driving guna berkendara tetap efisien dengan menghemat bahan bakar serta emisi.

“Teknik eco driving terbukti dapat menghemat pemakaian bahan bakar 10-15 persen. Tekniknya dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar safety driving,” jelas dalam siaran resmi, Minggu (31/3).

Menurutnya, saat persiapan alangkah baiknya juga melakukan penentuan rute pengisian bahan bakar dan peristirahatan agar perjalanan berlangsung secara efektif, hingga perhitungan biaya tol dan bensin yang akan digunakan.

Pada tahap persiapan, peran eco driving sangat penting karena membantu mengelola pengeluaran operasional lebih baik lagi akibat dari penghematan bahan bakar yang digunakan.

“Para pengendara juga tetap harus memberikan perlindungan asuransi terhadap mobilnya guna memitigasi risiko atas kerugian yang tidak dapat diprediksi atau diinginkan terjadi,” imbuhnya lagi.

Garda Center ‘Standby’

Pada sesi kedua, Head of PR & Activation Asuransi Astra, Angela Anindita menuturkan, pelanggan Garda Oto yang ingin melakukan klaim selama periode mudik tidak perlu khawatir.

Baca juga:  Perdana, Daihatsu Ajak Paguyuban AHJ Buka Puasa Bersama

Sebab, tambah Angela, karena salah satu layanan dari Garda Oto yaitu Garda Center tetap buka mengikuti jam operasional mall. Angela mengimbau untuk memastikan polis asuransi mobil dan SIM A aktif.

“Ini untuk memudahkan proses klaim nantinya. Pastikan juga STNK yang masih berlaku dan surat keterangan kepolisian setempat, tidak melanggar aturan/rambu lalu lintas.”

“Gunakan kendaraan sesuai dengan yang tercantum pada polis, tidak berada di bawah pengaruh alkohol atau obat terlarang dan pahami kembali ketentuan risiko yang dijamin, perluasan jaminan yang dimiliki, serta pengecualian pada polis agar klaim makin lancar,” tandas Angela.

OtomoTALKS juga menggelar permainan menantang yakni Car Community Mudik Safety Challenge “How Safety Are You?, dimana anggota komunitas ditantang untuk mengkreasikan mobilnya seperti akan digunakan perjalanan mudik.

Syarat utamanya adalah kreasi yang disematkan tetap memperhatikan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Mereka dapat mengunggah tips mudik aman ala komunitas untuk memperluas edukasi keselamatan berkendara.

Selain photo challenge, Garda Oto juga menghadirkan booth aktivasi sebagai bagian dari literasi dan pengenalan beragam produk dan layanan Garda Oto melalui games berhadiah yang dapat diikuti para peserta.

Baca juga:  Perdana, Daihatsu Ajak Paguyuban AHJ Buka Puasa Bersama

Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto mengakui, berkendara aman bukan hanya soal nyawa sendiri, tapi juga tentang toleransi dan peduli.

Menurutnya, dalam berkendara aman, tercipta imbas positif lainnya yaitu penghematan bahan bakar dan mengurangi emisi lebih baik lagi, yaitu dengan menerapkan eco driving.

Dia menambahkan, eco driving mampu menciptakan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang saat berkendara karena mendorong mereka mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman.

“Agar mudik Lebaran tahun ini, mereka sebagai alah satu pelopor keselamatan berkendara dapat melangsungkannya dengan rasa peace of mind sehingga momennya menjadi lebih bermakna dan berlimpah manfaat baik pula.”

“Semoga melalui kegiatan ini, rekan-rekan komunitas mobil bisa menyebarkan informasi lebih luas lagi sehingga mudik Lebaran tahun 2024 ini bisa lebih aman dan nyaman,” tutup Iwan.

Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik pada periode Hari Raya Idulfitri mencapai 193,6 juta orang, naik dari tahun lalu berjumlah 123,8 juta orang. [dp/TH]

Previous articleBank BTPN Finalisasi Akuisisi Oto Group, Jangkau Nasabah Lebih Luas
Next articleSimak 7 Tips Perawatan Mobil Jelang Mudik Lebaran ala Daihatsu