Segini Idealnya Manasin Mesin Motor Injeksi

DAPURPACUID – Ada satu kebiasaan yang lazim dilakukan pemilik sepeda motor sebelum beraktivitas, yaitu memanaskan mesin, baik itu mesin jenis karburator atau injeksi.

Pertanyaan besarnya, berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan itu? 10 menit, 15 menit, atau justru tidak perlu dipanaskan mesinnya dan motor langsung jalan.

Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi coba memberikan solusi. Menurutnya, tidak menampik anggapan sebagian orang yang menilai memanaskan mesin motor injeksi tidak boleh terlalu lama.

Alasannya bisa bikin mesin motor lebih cepat rusak. Padahal, jelas Budhi, memanaskan mesin motor injeksi setelah lama tidak digunakan punya manfaat tersendiri, yakni membuat oli mesin bersirkulasi sebelum motor digunakan.

Jadi sebenarnya, memanaskan mesin motor terlalu lama tidak akan merusak mesin. Dengan syarat, lanjut Budhi, tidak lebih dari atau maksimal 5 menit dan tidak menggeber mesin saat idle.

Baca juga:  Servis Lengkap Motor Honda Dapat Bibit Pohon Gratis
Usahakan tetap memanaskan mesin motor injeksi, dan cukup hanya 1-2 menit saja, agar oli tersikulasi dengan optimal.

“Asalkan saat dipanaskan, mesin motor dalam kondisi langsam atau idle dan tidak digeber-geber tuas gas-nya,” tutur Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/6).

Lantas, berapa durasi yang ideal untuk memanaskan mesin motor jenis injeksi? Wahyu Budhi menyarankan, saat memanaskan mesin motor injeksi jangan terlalu lama.

“Cukup satu sampai lima menit saja maksimal. Jika terlalu lama (mesin) dipanaskan, bakal percuma juga karena bensin akan terbuang sia-sia,” tandasnya.

Tak kalah penting, untuk menjaga kondisi motor tetap prima, selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di bengkel AHASS, agar seluruh fitur dan komponen sepeda motor bisa bekerja optimal.

Konsumen juga bisa memanfaatkan layanan booking service untuk menjadwalkan servis motor Honda miliknya melalui Aplikasi Wahana Honda (Wanda). [dpid/TH]

Previous articleIko Uwais Raih Penghargaan di Ajang NEXT 2024
Next articleACC Didapuk Sebagai Perusahaan ‘Ramah’ Bagi Karyawan