DAPURPACUID – MAXI Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 sukses mengajak para rider pemilik Maxi Yamaha menjelajahi keindahan Lampung, lewat turing seru penuh wisata dan budaya.
Keseruan ‘sesi ketiga’ usai menyambangi Toba Samosir dan Bengkulu, kini rombongan mengeksplorasi wilayah yang dikenal sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera sekaligus surga wisata pesisir.
Etape ketiga yang digelar pada 8–11 Mei lalu menghadirkan pengalaman berbeda. Yamaha menggandeng komunitas Journalist MAX Community (JMC) untuk menempuh perjalanan lebih dari 400 km.
Total sebanyak 28 peserta turut ikut ambil bagian menikmati sensasi turing ‘nyebrang pulau’, yang dipadukan dengan eksplorasi alam dan budaya khas Lampung.
Business Head PT Lautan Teduh Interniaga Lampung, Yagi Adisuseno mengakui, antusiasme masyarakat dan komunitas MAXI Yamaha di Lampung terhadap gelaran MTBN terasa luar biasa.

Menurutnya, lewat even ini tak hanya menjadi ajang turing, melain momen memperkenalkan pesona Bumi Ruwa Jurai yang kaya akan keindahan alam, budaya, hingga destinasi wisata unggulan yang sangat layak untuk dieksplorasi.
“Kami berharap melalui MTBN, semakin banyak masyarakat yang melihat Lampung memiliki potensi wisata yang tak kalah menarik dibanding daerah lainnya di Tanah Air,” ungkap pria yang berkarir di Main Dealer Yamaha Area Lampung itu.
Perjalanan dimulai dari diler Yamaha Mekar Veteran Bintaro menuju Pelabuhan Merak, sebelum menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan.
Setibanya di sana, seluruh peserta langsung diajak menikmati sederet destinasi ikonik yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Salah satunya ke Menara Siger menjadi titik pertama yang mencuri perhatian.
Landmark megah di atas bukit ini menghadirkan panorama laut memanjakan mata. Berlanjut menuju Pantai Pasir Putih, Sabana Gunung Rajabasa, hingga Dermaga Canti, yang terkenal dengan suasana pesisir eksotis.

Malam harinya, rombongan menikmati panorama Kota Bandar Lampung dari Puncak Bukit Randu. Gemerlap lampu kota berpadu udara malam yang sejuk menjadi penutup sempurna untuk perjalanan hari pertama.
Petualangan makin menarik saat menuju Pulau Pahawang di hari kedua. Destinasi wisata bahari unggulan Lampung itu menyuguhkan laut jernih dan gugusan pulau cantik.
Seluruh peserta juga menikmati snorkeling di sejumlah spot terkenal, seperti Taman Bawah Laut Nemo dan Cukuh Bedil. Kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dalam perjalanan ini.
Para peserta melakukan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir Lampung. Malamnya seluruh peserta menginap di sana.
Keseruan berlanjut di hari ketiga lewat community gathering bersama komunitas MAXI Yamaha Lampung di Sanggar Beach, Kalianda. Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar turut menyambut rombongan.

Dalam kesempatan itu, Yamaha juga memperkenalkan aplikasi terbaru Yamaha Motor On (Y-ON) sebagai pusat layanan digital terintegrasi, memudahkan pengguna Yamaha mendapatkan informasi hingga layanan purna jual secara praktis.
Selama perjalanan, peserta melewati berbagai karakter jalan mulai dari jalur perkotaan, tikungan, tanjakan hingga trek pesisir pantai yang panjang.
Kondisi ini menjadi ajang pembuktian performa Nmax dan Aerox Alpha “Turbo” dengan teknologi YECVT, menawarkan akselerasi lebih responsif dan nyaman untuk turing jarak jauh.
Bagi para peserta termasuk anggota JMC, pengalaman turing kali ini terasa lebih dari sekadar perjalanan biasa. Bahkan beberapa diantaranya baru pertama kali perjalanan lintas pulau.
Keindahan alam, kebersamaan komunitas, hingga sensasi berkendara, menjadikan etape Lampung sebagai salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian MTBN 2026. [dpid/TH]

