DAPURPACUID – MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 etape ke-3 di Lampung berhasil membuktikan bahwa kota tersebut bukan hanya sekadar sebagai gerbang menuju Pulau Sumatera.
Di balik jalur lintasnya yang legendaris, provinsi ini ternyata menyimpan deretan destinasi eksotis dan rute turing penuh tantangan yang siap memanjakan para pecinta petualangan roda dua.
Hal itulah yang dirasakan para peserta MTBN 2026 saat menjelajahi berbagai sudut Lampung pada 8–11 Mei 2026, bersama Yamaha dan komunitas Journalist MAX Community (JMC).
Setiap kilometer perjalanan menghadirkan pengalaman berbeda, mulai dari jalur yang memacu adrenalin hingga panorama alam yang memanjakan mata dan sulit dilupakan.
Bagi sebagian peserta, turing ini jadi pengalaman pertama. Tapi justru dari perjalanan itulah muncul kejutan demi kejutan yang membuat daerah berjuluk Bumi Sang Ruwai Jurai ini terasa begitu istimewa.
Salah satunya datang dari Afrizal, yang mengaku tak menyangka Lampung memiliki destinasi wisata laut begitu memukau. Dan menurutnya, Lampung memiliki banyak kejutan menarik.

“Pulau Pahawang misalnya, hingga deretan pantai di pesisir Lampung Selatan menawarkan keindahan yang tidak kalah dibanding destinasi populer lainnya di Indonesia.
Dia menambahkan, paling berkesan jelas, jalur Lintas Sumatera menjadi pengalaman berkendara paling berkesan karena menghadirkan kombinasi tantangan dan sensasi petualangan yang sulit ditemukan di tempat lain.
“Buat saya setelah dari Lampung sih, ini bukan hanya kota singgah, tapi jadi tempat yang punya banyak kejutan buat para petualang,” jelasnya dalam siaran resmi Sabtu (16/5).
Perjalanan dimulai dari ikon terkenal Lampung, Menara Siger. Berdiri megah di kawasan Bakauheni, bangunan berwarna emas ini menjadi simbol titik nol Pulau Sumatera.
Sekaligus spot favorit para bikers untuk menikmati panorama Selat Sunda dari ketinggian. Selepas dari sana, rombongan mulai menaklukkan Jalan Raya Lintas Sumatera.
Jalur ini dikenal luas di kalangan bikers karena karakter medan menantang. Kombinasi tanjakan, turunan dan tikungan panjang membuat perjalanan terasa lebih hidup dan penuh adrenalin.

Tak hanya jalurnya yang mencuri perhatian. Sepanjang perjalanan disuguhkan pemandangan alam berupa perbukitan hijau dan suasana khas lintas provinsi yang membuat turing terasa semakin berwarna.
Saat memasuki kawasan pesisir Lampung Selatan, nuansa perjalanan berubah menjadi lebih santai. Pantai Canti menjadi salah satu lokasi favorit untuk melepas lelah.
Pantai ini menawarkan suasana tenang dengan latar laut biru dan gugusan pulau kecil memanjakan mata. Tak jauh dari sana, Pantai Sanggar juga sukses menarik perhatian peserta.
Pantai yang kini populer di kawasan Kalianda itu menghadirkan panorama sunset menawan dengan pasir putih bersih dan suasana modern yang tetap menyatu dengan alam.
Petualangan berlanjut menuju Pulau Pahawang, destinasi yang selama ini dikenal sebagai surganya wisata bahari di Sumatera. Air laut jernih, hamparan terumbu karang, hingga fenomena Pasir Timbul jadi daya tarik utamanya.
Peserta juga menjajal keindahan bawah laut di kawasan Cukuh Bedil, Pesawaran. Lokasi ini terkenal kejernihan air lautnya, memungkinkan wisatawan menikmati pemandangan biota laut berwarna-warni secara langsung.

Sementara Pulau Kelagian Besar menjadi titik relaksasi terakhir yang menghadirkan suasana tenang dengan pasir putih lembut serta gradasi warna laut yang begitu memikat. Lokasi ini jadi spot favorit berfoto, termasuk bersama motor MAXi Yamaha mereka.
Bussines Head PT Lautan Teduh Interniaga, Yagi Adisuseno menegaskan, Lampung punya kombinasi sempurna antara tantangan turing dan keindahan alam yang layak dijelajahi para bikers.
“Bagi kami, Lampung adalah lebih dari sekadar titik transit, ini adalah babak pembuka petualangan yang sesungguhnya di tanah Sumatera,” tuturnya kemudian.
Dia pun menegaskan, Lampung bukan sekadar kota transit menuju Sumatera. Daerah ini punya banyak sisi eksotis yang sering tersembunyi dan belum terekspos.
“Lewat MTBN ini kami ingin menunjukkan bahwa turing lintas Sumatera bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus penuh cerita,” pungkasnya.
Sukses menyelesaikan etape Lampung, perjalanan MTBN 2026 akan berlanjut ke Jawa Barat. Semangat menjelajahi keindahan Nusantara pun terus berlanjut dari barat hingga timur Indonesia. [dpid/TH]

