Rocky e-Smart Hybrid Dibawa Daihatsu ke Kota Batam, Ada Apa?

DAPURPACUID – Daihatsu memperluas pengenalan teknologi elektrifikasi ke masyarakat Batam, lewat kehadiran Rocky e-Smart Hybrid pada even Daihatsu Kumpul Sahabat 2026.

Berlangsung di Grand Batam Centre, 2–6 September 2026, model ini mengusung sistem series hybrid yang memiliki cara kerja berbeda dari kendaraan hybrid pada umumnya.

Kehadiran Rocky e-Smart Hybrid menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat lebih dekat teknologi elektrifikasi yang ditawarkan Daihatsu di Indonesia.

Lewat even ini, masyarakat tak hanya dapat mengetahui keberadaan Rocky e-Smart Hybrid, tapi juga mendapatkan gambaran mengenai cara kerja teknologi e-Smart Hybrid secara lebih dekat.

Berbagai kegiatan dan hiburan seru juga dapat dinikmati bersama keluarga sepanjang acara berlangsung selama lima hari, di pusat perbelanjaan ternama di kota tersebut.

Bagi calon konsumen yang masih ingin memahami perbedaan antara mobil hybrid dan listrik, kehadiran Rocky e-Smart Hybrid di Batam juga menjadi kesempatan untuk mengenal salah satu teknologi elektrifikasi yang kini mulai diperkenalkan lebih luas.

Teknologi Hybrid Diunggulkan

Pada Rocky e-Smart Hybrid, motor listrik jadi komponen yang bertugas menggerakkan roda. Sementara mesin bensin tidak digunakan sebagai penggerak utama, melainkan berperan sebagai generator guna menghasilkan energi listrik.

Energi yang dihasilkan tersebut kemudian akan dimanfaatkan untuk memasok kebutuhan daya motor listrik, sekaligus dalam mengisi baterainya.

Pola kerja ini membuat respons kendaraan tetap mengandalkan karakter motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga secara langsung ketika pedal akselerator diinjak.

Dari sisi pengoperasian juga menawarkan kemudahan karena pemilik tak perlu melakukan pengisian baterai melalui sumber listrik eksternal, seperti pada mobil listrik murni.

Sistem pada kendaraan mengelola kebutuhan energi secara otomatis selama mobil digunakan. Rocky e-Smart Hybrid menggunakan mesin bensin 1.2 liter WA-VEX sebagai generator.

Sedangkan sumber penggeraknya berasal dari motor listrik yang mendapatkan suplai energi dari baterai lithium-ion. Pengisian energi pada sistem hybrid berlangsung melalui mekanisme yang sudah terintegrasi dalam kendaraan.

Konsep ini membuat teknologi elektrifikasi pada Rocky tetap dapat digunakan untuk kebutuhan mobilitas harian tanpa mengharuskan pengguna mengubah kebiasaan secara drastis.

Selain teknologi penggeraknya, Rocky e-Smart Hybrid masih membawa identitas sebagai compact SUV. Dimensi dan karakternya dirancang guna mendukung kebutuhan mobilitas, terutama bagi pengguna yang banyak beraktivitas di kawasan perkotaan.

Perpaduan format SUV kompak dan sistem penggerak elektrifikasi menjadi salah satu pendekatan Daihatsu dalam memperkenalkan teknologi kendaraan yang lebih efisien kepada masyarakat.

Dengan membawa Rocky e-Smart Hybrid ke Batam, Daihatsu sekaligus menunjukkan bahwa pengenalan kendaraan elektrifikasi tidak hanya dilakukan di kota-kota besar.

Masyarakat daerah juga diberikan kesempatan untuk melihat langsung teknologi, konsep penggerak, serta karakter kendaraan sebelum mempertimbangkannya sebagai kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari. [dpid/TH]