DAPURPACUID – Peringatan Hari Perhubungan Nasional setiap 17 September menjadi pengingat mengenai pentingnya sektor transportasi menopang aktivitas masyarakat dan perekonomian nasional.
Bagi PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), momentum ini menjadi kesempatan untuk menegaskan kontribusinya terhadap mobilitas barang maupun penumpang di berbagai sektor usaha.
Selama lebih dari 50 tahun beroperasi di Indonesia, Isuzu telah menyediakan kendaraan komersial yang digunakan untuk beragam kebutuhan para pelaku usaha.
Mulai dari distribusi barang, logistik, konstruksi, hingga transportasi penumpang menjadi sektor yang ditopang melalui produk kendaraan niaga Isuzu.
Presiden Direktur IAMI, Masayasu Hideshima menyebut, ekosistem transportasi melibatkan banyak pihak dengan peran yang saling berkaitan, seperti pengemudi, pemilik usaha, operator armada, hingga industri pendukung.
Dia pun menegaskan, melalui mereka diyakini menjadi bagian yang menentukan kelancaran aktivitas transportasi. Menurutnya, kontribusi Isuzu tak hanya diarahkan pada penyediaan kendaraan.

“Melainkan juga dukungan terhadap kebutuhan pelanggan selama kendaraan digunakan untuk menjalankan aktivitas bisnisnya,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9) lalu.
Hideshima menuturkan, Isuzu ingin terus menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan menghadirkan kendaraan dan layanan yang dapat memberikan nilai nyata bagi pelanggan.
“Sehingga kami terus bisa berkontribusi aktif dalam menghubungkan setiap usaha, serta menjadi rekan yang bisa diandalkan sekarang hingga nanti,” imbuhnya.
Dalam sektor logistik, misalnya, kendaraan komersial memiliki posisi penting karena menjadi salah satu sarana untuk memindahkan barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Karakter kebutuhan setiap usaha konsumen pun berbeda-beda, sehingga kendaraan yang digunakan perlu disesuaikan dengan jenis muatan dan operasionalnya.
Untuk menjawab kebutuhan ini, IAMI memiliki sejumlah model kendaraan komersial mulai dari TRAGA yang ditawarkan untuk kebutuhan distribusi dan usaha.
Sedangkan Isuzu ELF menyasar berbagai kebutuhan transportasi serta operasional. Di kelas kendaraan niaga dengan kapasitas lebih besar, terdapat GIGA dengan pilihan spesifikasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Sementara pilihan produk juga mencakup segmen lain lewat mu-X dan D-Max. Ragam produk ini memperluas cakupan kendaraan yang dapat digunakan untuk mendukung aktivitas bisnis dan mobilitas di Indonesia.
“Isuzu akan terus menemani pelanggan menjaga kendaraan tetap produktif, sekaligus mendukung beragam bisnis yang turut menggerakkan perekonomian Indonesia,” jelas Hideshima.
Perkuat Layanan Purna Jual Hingga Pelosok
Namun, keberlangsungan operasional kendaraan tak hanya ditentukan oleh produk. Faktor perawatan, ketersediaan suku cadang, serta akses terhadap layanan perbaikan juga jadi bagian penting.
Terutama bagi para pelaku usaha yang mengandalkan kendaraan sebagai aset produktif. Untuk itu, IAMI terus mengembangkan jaringan purna jualnya hingga ke pelosok Tanah Air.
Per September 2026, jaringan tersebut mencakup 130 outlet resmi, 183 Bengkel Mitra Isuzu (BMI), lebih dari 2.200 Partshop Isuzu, serta 165 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB).
Jaringan ini ditujukan memberikan akses lebih luas terhadap kebutuhan servis, perbaikan dan suku cadang asli Isuzu. Adanya BIB juga memberikan alternatif layanan bagi pelanggan yang membutuhkan dukungan teknis di lokasi tertentu.

Selain jaringan fisik, Isuzu juga telah mengembangkan layanan berbasis teknologi melalui Isuzu Link, sistem telematika yang dapat digunakan membantu pemilik atau pengelola armada.
Sistem tersebut memantau sejumlah aspek operasional kendaraan, termasuk produktivitas, keselamatan berkendara, efisiensi penggunaan armada dan kebutuhan perawatan.
Hideshima menegaskan, dukungan terhadap sektor transportasi akan terus dilakukan melalui kombinasi kendaraan, jaringan layanan, ketersediaan komponen, dan teknologi.
Pasalnya, lanjut dia, pendekatan ini diarahkan untuk membantu kendaraan tetap beroperasi secara optimal sehingga aktivitas usaha pelanggan dapat berjalan.
“Karena itu, kami terus memperkuat jaringan layanan, ketersediaan suku cadang, teknologi, serta layanan seperti Bengkel Isuzu Berjalan agar pelanggan dapat menjalankan bisnis dengan lebih tenang dan produktif,” tandasnya.
Pada momen Hari Perhubungan Nasional 2026, Isuzu kembali menempatkan kendaraan komersial dan layanan purna jual sebagai bagian dari kontribusinya terhadap ekosistem transportasi.
Bagi perusahaan, keberadaan kendaraan yang mendukung distribusi dan aktivitas usaha menjadi salah satu elemen dalam menjaga pergerakan roda perekonomian di berbagai wilayah Indonesia. [dpid/TH]















