Castrol dan Luca Marini Bongkar Dunia di Balik Ajang MotoGP

DAPURPACUID – Castrol Indonesia menghadirkan Luca Marini besutan Honda HRC Castrol MotoGP Team ke Jakarta, melalui program Inside the Racing Line, Selasa (6/10).

Agenda ini menjadi bagian dari kolaborasi Castrol dengan Honda Racing Corporation (HRC), sekaligus membawa cerita mengenai teknologi dan persiapan di balik performa MotoGP lebih dekat kepada penggemar Indonesia.

Head of Marketing Castrol Indonesia, Amanda Parikesit mengatakan, performa mumpuni pada level MotoGP tidak hanya ditentukan ketika motor berada di lintasan.

Menurutnya, terdapat proses panjang yang melibatkan persiapan rider, kerja tim, teknologi, hingga evaluasi teknologi berkelanjutan dan terus berkembang.

“Spirit untuk terus belajar, menjaga fokus, disiplin dalam proses, dan bekerja sama guna menghasilkan performa lebih baik juga menjadi bagian dari cara Castrol mengembangkan produk bagi konsumen.”

“Melalui Inside the Racing Line, Castrol ingin membawa spirit tersebut lebih dekat kepada riders dan motorcycle enthusiast Indonesia,” tutur Amanda dalam siaran resminya.

Sebagai technical partner HRC, Castrol memasok pelumas, bahan bakar, serta dukungan teknis menghadapi tuntutan ajang MotoGP. Kerja sama kedua pihak telah berlangsung sejak 1959.

Head of Marketing and Communications HRC, Harry Lloyd menilai data beserta masukan dari rider menjadi bagian penting dalam proses pengembangan performa.

Lloyd menjelaskan, Honda HRC Castrol MotoGP Team dan Castrol memiliki visi dan semangat yang sama untuk terus mendorong performa melalui teknologi dan inovasi.

Di MotoGP, peningkatan performa jadi proses yang berlangsung terus menerus, dari satu sesi ke sesi berikutnya. Feedback langsung dari rider menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Menurut Lloyd, langkah berikutnya dipadukan dengan data, engineering, testing, sekaligus pengalaman tim untuk menentukan penyesuaian yang dibutuhkan.

“Bersama Castrol sebagai technical partner, kami menggabungkan pengalaman HRC di lintasan dengan keahlian dan teknologi Castrol untuk terus menjawab tuntutan performa di level tertinggi,” tandasnya.

Sementara Luca menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik, termasuk memberikan waktu bagi tubuh beristirahat. Ia juga menyebut flat track dan surfing sebagai aktivitas di luar MotoGP.

“Fokus bukan berarti terus berada dalam mode racing. Penting juga untuk tahu kapan harus recharge. Sehingga saat kembali ke lintasan, saya bisa membawa energi dan fokus yang baru,” tambahnya.

Menjelang MotoGP Mandalika 2026, Marini turut mengungkapkan ketertarikannya terhadap karakter Sirkuit Mandalika. Dia pun mengakui sirkuit ini salah satu favoritnya.

“Terutama sektor 2, karena kita bisa melihat laut dan menikmati udaranya. Itu membuat pengalaman balap jadi sangat luar biasa. Saya juga merasa bisa tampil cepat di sini. Saya menyukai balapan dalam kondisi panas dan karakter tikungan seperti yang ada di Sirkuit Mandalika,” pungkasnya.

Melalui Inside the Racing Line, pengalaman pengembangan teknologi dari lintasan MotoGP menjadi bagian dari proses Castrol menghadirkan solusi pelumasan untuk kebutuhan pengendara di jalan raya. [dpid/TH]