Hino Perkuat Pendidikan Vokasi, Truk 300 Series Jadi Alat Praktik

DAPURPACUID – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) memperkuat dukungannya terhadap pendidikan vokasi dengan menyerahkan satu unit truk Hino 300 Series kepada SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Truk ringan ini akan digunakan sebagai sarana praktik untuk meningkatkan keterampilan siswa agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri kendaraan niaga.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Presiden Direktur HMSI, Shingo Sakai, kepada Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Kustejo, di Jalan Pramuka No. 62, Giwangan, Yogyakarta, Jumat (9/10).

Kegiatan ini sekaligus jadi bagian dari implementasi Hino Indonesia Partnership School (HIPS), program kemitraan yang menghubungkan pembelajaran sekolah dengan kebutuhan dunia industri.

Sakai menuturkan, pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Melalui bantuan kendaraan praktik ini, kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman yang lebih nyata dan memahami teknologi kendaraan secara langsung sejak di bangku sekolah,” jelasnya.

Kehadiran Hino 300 Series memungkinkan siswa Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan mempelajari teknologi kendaraan niaga secara langsung.

Adapun materi praktiknya mencakup pemeriksaan kendaraan, perawatan berkala (preventive maintenance), diagnosis gangguan, serta penggunaan alat ukur.

Siswa dapat mendalami berbagai komponen dan sistem kendaraan, mulai dari mesin, sistem bahan bakar, pemindah tenaga, pengereman, kemudi, suspensi, hingga kelistrikan dan sistem kontrol.

Dengan adanya pembelajaran tersebut diharapkan memberikan pemahaman teknis yang lebih aplikatif dibandingkan hanya mengandalkan materi teori kepada para siswa.

Melalui program HIPS, Hino turut mendorong penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pengenalan teknologi industri, serta pembentukan budaya kerja.

Pemanfaatan kendaraan praktik disusun secara bertahap, mulai dari pembelajaran teori dan demonstrasi hingga diagnosis, perbaikan, pengendalian kualitas, dan evaluasi.

Kustejo menyambut dukungan tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran, sekaligus mendekatkan kompetensi lulusan dengan tuntutan dunia kerja.

“Kendaraan praktik ini akan menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar secara langsung dan memahami teknologi kendaraan niaga sesuai kebutuhan industri.”

“Kami berharap kerja sama dengan Hino Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi siswa,” tutup Kustejo.

Ke depan, truk ini diharapkan mendukung pengembangan Teaching Factory di lingkungan sekolah. Dengan begitu, siswa dapat memperoleh pengalaman praktik yang lebih mendekati proses kerja di industri kendaraan niaga. [dpid/TH]