Touring 1.400 Km ke MotoGP Mandalika, Ini Pengalaman Riders

DAPURPACUID – Ratusan pengendara sepeda motor menuntaskan perjalanan sekitar 1.400 kilometer dari Jakarta menuju Mandalika, Lombok, dalam program Pertamina Mandalika Ride Out.

Kegiatan yang digagas PT Pertamina (Persero) tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, pada 9–11 Oktober 2026 lalu.

Para peserta dari berbagai komunitas mulai tiba di Pertamina Camping Ground Mandalika pada Sabtu (10/10), sejak pukul 05.00 WITA hingga siang hari.

Perjalanan yang memakan waktu rata-rata empat sampai lima hari tersebut diwarnai tantangan cuaca panas dan kepadatan lalu lintas di jalur pantai utara Jawa.

Namun, agenda ini tak hanya berfokus pada perjalanan menuju sirkuit. Peserta berkesempatan mengenal bisnis energi Pertamina lewat kunjungan ke Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat.

Termasuk mengunjungi fasilitas produksi pelumas di Gresik, Jawa Timur. Dwi Dharma Putra, salah satu peserta, mengaku mendapatkan pengalaman berbeda dari touring kali ini.

Dharma pun mengakui perjalanan ke Lombok untuk menonton langsung perhelatan balap MotoGP Mandalika merupakan pengalaman pertama kalinya.

“Pengalaman perjalanan yang tidak hanya menghadirkan tantangan berkendara jarak jauh, tetapi juga mendapat kesempatan memahami lebih dekat bisnis energi yang dijalankan Pertamina,” jelasnya.

Pengalaman serupa dirasakan Rizky Putra Nusantara bersama delapan rekannya dari komunitas Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Yogyakarta. Mereka terlebih dulu menempuh perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta, sebelum bergabung dengan rombongan lainnya.

Menurut pria yang akrab disapa Uta, perjalanan tersebut juga memberikan kesempatan untuk singgah di SPBU Pertamina, mencicipi kuliner UMKM di daerah yang dilewati, serta mempererat hubungan antarpengendara.

Ia pun menantikan penampilan pebalap asal Indonesia, yaitu Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji berlaga di Pertamina Mandalika International Circuit.

“Saya sangat berharap perwakilan Indonesia, Veda dan Mario Aji, bisa meraih podium di rumah sendiri,” papar Uta dengan bangga setibanya di sirkuit.

Ketua Umum HAI, Ali Abel, turut mengapresiasi kesempatan berinteraksi dengan komunitas dari berbagai wilayah, termasuk HAVOK dan AHJ. Ia berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan melibatkan lebih banyak komunitas otomotif.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menjelaskan, Mandalika Ride Out dirancang untuk memadukan pengalaman motorsport, kebersamaan komunitas, dan edukasi energi.

Diakuinya bahwa kegiatan ini menjadi yang pertama, sebagai wadah bagi komunitas otomotif dan pecinta motorsport untuk dapat melihat langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika.

“Perjalanan ini menjadi berbeda, karena kami juga menyelipkan edukasi bagi peserta di setiap pemberhentian, mulai dari saat pengisian bahan bakar di SPBU, penggantian pelumas, kunjungan ke Kilang Balongan dan ke pabrik pelumas di Gresik,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pertamina ingin memperkenalkan proses bisnis energi terintegrasi, mulai dari pengolahan minyak mentah hingga distribusi produk kepada masyarakat.

Sekaligus memperkuat keterlibatan komunitas otomotif dan masyarakat dalam perhelatan balap internasional seperti MotoGP di Indonesia. [dpid/TH]