Jetour T1 Punya Varian Baru, Teknologi AI DeepSeek Jadi Andalan

DAPURPACUID – Chery Group melalui merek Jetour memperluas pilihan SUV T1 di pasar domestik Tiongkok, Rabu (4/11) lalu, dengan menghadirkan sejumlah varian baru.

Model yang dipasarkan dengan nama Jetour Freedom 7 dan Freedom 7 Plus C-DM ini menawarkan pilihan mesin bensin 1.5 turbo penggerak roda depan hingga teknologi plug-in hybrid (PHEV).

Varian tersebut memiliki kemampuan melaju menggunakan tenaga listrik sejauh 150 km. Sementara pilihan mesin 2.0 turbo dengan sistem penggerak empat roda tetap dipertahankan.

Secara keseluruhan, Jetour menawarkan sembilan konfigurasi yang terdiri dari empat varian 1.5T, dua tipe 2.0T Plus, serta tiga pilihan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) Plus C-DM.

Dari dimensi, T1 standar memiliki panjang 4.749 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.840 mm. Sementara versi Plus lebih panjang menjadi 4.796 mm dengan lebar dan tinggi serupa. Jarak sumbu roda masing-masing mencapai 2.800 mm dan 2.810 mm.

Karakter SUV bergaya kotak tetap dipertahankan, termasuk pintu bagasi belakang model bukaan samping yang dilengkapi kompartemen penyimpanan eksternal berkapasitas 13 liter.

Ketika kursi belakang dilipat, panjang maksimum area kargo mencapai 1.940 mm. Kemampuan melintasi medan tidak beraspal juga menjadi perhatian.

Varian standar memiliki ground clearance 185 mm dengan kemampuan menerjang genangan hingga 600 mm. Pada versi Plus, angkanya meningkat menjadi 200 mm dan 700 mm.

Khusus pada tipe 2.0T Plus, tersedia sistem penggerak empat roda BorgWarner XWD, mode crawl, serta beberapa pilihan mode berkendara.

Untuk sektor mesin, T1 1.5TGDI menghasilkan tenaga 181 hp dan torsi 290 Nm yang disalurkan melalui transmisi kopling ganda basah tujuh percepatan ke roda depan. Sementara mesin 2.0T pada T1 Plus menghasilkan tenaga 251 hp dan torsi 390 Nm dengan penggerak AWD.

Varian paling menarik yaitu T1 Plus C-DM. Sistem plug-in hybrid mengombinasikan mesin 1.5 turbo bertenaga 154 hp dengan motor listrik dan baterai berkapasitas 26,6 kWh.

Berdasarkan standar CLTC, kemampuan berkendara listriknya mencapai 150 km, sedangkan jarak tempuh gabungan diklaim hingga 1.300 km. Konsumsi bahan bakar gabungan tertimbang diklaim 1,08 liter per 100 km (92 km/liter).

Mobil ini juga mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L), dengan keluaran daya 2,2 kW untuk penggunaan interior dan 6,6 kW melalui sambungan eksternal.

Di kabin, Jetour membekali T1 dengan layar sentuh 15,6 inci beresolusi 2.5K. Sistem Tour OS mengintegrasikan model kecerdasan buatan DeepSeek dan iFlytek Spark untuk mendukung interaksi suara serta pengoperasian berbagai fungsi kendaraan.

Untuk varian tertinggi, tersedia teknologi bantuan berkendara Falcon 500 yang mencakup navigasi otomatis di jalan tol, parkir otomatis, dan pengereman darurat otomatis.

Jetour juga mencatat keluarga SUV berdesain kotak mereka telah membukukan penjualan kumulatif global lebih dari 840.000 unit.

Dari jumlah tersebut, lini T1 menyumbang lebih dari 222.000 unit. Model ini juga telah memasuki sejumlah pasar ekspor, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. [dpid/TH]