DAPURPACU – Kontribusi PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dalam pelestarian penyu terus dilakukan melalui fasilitas konservasi, yang telah berjalan selama satu dekade sejak 2011 silam.
Tersedianya fasilitas konservasi tersebut juga sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat setempat dan pengunjung, untuk terus menjaga salah satu hewan langka di dunia itu.
Melalui program Penyu Untuk Indonesia sebagai bagian dari pilar CSR Daihatsu yakni Pilar Hijau, Daihatsu Indonesia berupaya memaksimalkan fasilitas konservasi itu di beberapa lokasi di Tanah Air.
Total ada enam area konservasi yang mendapat dukungan dari Daihatsu, di mana untuk pengelolaannya sendiri merupakan modal dari masyarakat berupa kaos, tas lipat Penyu, hingga masker.
Ragam merchandise tersebut dibuat sejalan dengan telah dibukanya kembali area wisata yang berdampak pada meningkatnya kunjungan ke fasilitas konservasi penyu Daihatsu.

Daihatsu juga turun tangan memberikan dana untuk merenovasi Konservasi Penyu Alun Utara, Bengkulu, saat wilayah tersebut dilanda bencana alam angin puting beliung.
Perwakilan Konservasi Penyu Alun Utara, Zulkarnadi mengaku bangga dapat bermitra dengan Daihatsu untuk menyediakan fasilitas konservasi tersebut.
“Daihatsu tetap mendukung penuh aktivitas kami dengan membantu merenovasi bangunan konservasi ini ketika terjadi bencana alam,” tambah Zulkarnadi.
Walaupun kunjungan ke konservasi penyu memang terjadi peningkatan, namun tingkat keramaiannya belum kembali ke masa normal seperti sebelumnya.
Dalam aktivitasnya, fasilitas konservasi penyu ini juga tetap aktif melakukan kegiatan mulai dari pemantauan penyu bertelur, penyelamatan, serta penetasan telur penyu.

Kemudian pelepasliaran kembali tukik (anak penyu) ke laut yang menjadi habitat aslinya, dan memberikan edukasi kepada pengunjung untuk turut aktif dalam menjaga kelestarian alam.
“Kami bersyukur dapat berkontribusi dengan mendukung masyarakat, melalui dukungan usaha kepada konservasi penyu,” ujar Yoga D Suryawan, Head General Affairs Division ADM.
Pihaknya mengapresiasi masyarakat, khususnya orang-orang yang ada di konservasi untuk tetap menjalankan aktivitas pelestarian penyu di tengah kondisi pandemi seperti saat ini.
“Kami berharap dukungan ini dapat berkontribusi akan pentingnya peran konservasi penyu bagi masyarakat sekitar dalam menjaga kelestarian alam di Indonesia,” pungkas Yoga. [dp/MTH]


