Konsistensi Hino Dorong Keselamatan Berkendara dengan Hadirkan Pelatihan Berbasis Telematics

DAPURPACU – Keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan adalah yang pertama dan utama. Namun terkadang, itu menjadi hal yang kurang dipedulikan bahkan dikesampingkan para pengguna jalan.

Perilaku berlalu lintas dapat dikaitkan dengan sistem edukasi, sistem sekolah mengemudi, sistem uji Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga sistem penegakan hukum. Bahkan juga kebijakan pendukung maupun corak masyarakat dan kebudayaannya.

Selain itu, mobilitas yang tinggi juga menuntut para pengendara sampai di tempat tujuan secara cepat yang terkadang mengabaikan keselamatan dalam berkendara. Padahal angka kecelakaan di Indonesia tidaklah sedikit.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 61 persen kecelakaan yang terjadi disebabkan faktor manusia, lalu 30 persen karena faktor sarana prasarana, dan 9 persen akibat faktor pemenuhan persyaratan laik jalan.

Terkait hal itu, Hino Indonesia, salah satu pabrikan truk dan bus di Tanah Air berkomitmen dalam keselamatan berkendara serta mendukung program pemerintah dalam menekan angka kecelakaan di Tanah Air.

Tentunya sebagai wujud bukti nyata Hino selalu konsisten dari tahun ke tahun hingga sekarang mengampanyekan keselamatan berkendara melalui program-program safety driving-nya dengan tagline yang sudah tidak asing lagi yaitu #HinoAlwayswithYOU.

Baca juga:  Gebrakan Hino di GIICOMVEC 2026: Sang 'Monster' 4x4 Resmi Bertugas di Medan Tambang

Di tahun 2022, pabrikan asal Jepang ini kembali melakukan even keselamatan berkendara bertajuk Hino Safety Driving Competition (HSDC), meski sempat terhenti karena pandemi Covid-19.

Kali ini, Hino akan merubah kemasan HSDC dengan memanfaatkan fitur teknologi berbasis telematics yakni Hino Connect, sehingga even tahunan ini digelar dengan nama Hino Telematic Safety Driving Competition (HTSDC) dan diadakan secara online.

Teknologi Hino Connect yang dikenalkan sejak 2020 lalu ini, merupakan sebuah pengembangan terbaru sistem komunikasi tanpa kabel berteknologi tinggi untuk membantu kinerja operasional bisnis pelanggan.

“Tujuan dari kontes ini latar belakangnya adalah keselamatan dan juga kami punya fitur Hino Telematics yang mana dari fitur ini sebenarnya bisa untuk mengakses seperti apa performa keselamatan berkendara dari pengemudi,” kata Wibowo Santoso, Deputy General Manager Sales Planing & Strategic Division PT HMSI saat ditemui di Purwakarta, Kamis (27/1).

Skill Test National Hino Dutro Truk Safety Driving.

Dijelaskan dia, even ini juga merupakan bentuk total support untuk para pelanggan Hino dan seluruh masyarakat. “Dan kami juga berharap ini menjadi salah satu bentuk sosialisasi untuk menggunakan fitur Telematics bagi customer kami,” ungkapnya.

Baca juga:  Puluhan Anggota Bismania Serbu Booth Hino di GIICOMVEC 2026

Untuk diketahui, sebelumnya kegiatan HSDC terbagi menjadi dua bagian test. Hari pertama pengemudi mengikuti tes tertulis soal keselamatan berkendara seperti daily inspection, proper driving, economical driving, safety driving, dan tanda rambu-rambu lalu lintas.

Setelah tes tertulis hari pertama, maka 10 perwakilan terbaik akan menjalani tes selanjutnya yaitu skill test dan inspection test. Pengemudi truk akan diuji keahliannya seperti melewati jalan zig-zag baik itu maju maupun mundur serta parkir mundur.

Wibowo menyebut, pada tahun ini kompetisi akan dilakukan dua kali secara online. Pertama, diadakan untuk unit kategori medium truk (Ranger) dan pada semester kedua dibuka untuk Dutro atau light truck-nya.

“Rencananya, di 2023 kami akan mengadakan even ini secara hybrid. Semoga Covid-19 semakin membaik, sehingga kami bisa mengombinasikan kegiatan ini secara offline dan online,” harapnya.

Adapun fitur telematics dari Hino Connect yang dimanfaatkan dalam kompetisi ini adalah dengan menarik data score card dari device telematics yang terpasang di setiap unit Hino sebagai penilaian dan juga bahan evaluasi.

Baca juga:  Hino 300 Series Fire Truck Tampil Edukatif di GIICOMVEC 2026

Nantinya, pengemudi yang mengikuti kompetisi ini dapat melihat sendiri hasil evaluasi score card apakah driver mengemudi dengan aman dan sesuai aturan atau tidak.

Jika driver mengemudi dengan baik dan aman, maka mereka akan mendapatkan poin score card yang bagus dan berpotensi menjadi pemenang, selain tujuan utamanya untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan.

Sementara dari sisi pemilik bisnis, tentunya kegiatan ini melindungi bisnis operasional angkutan pengiriman barangnya lebih aman dan jauh dari kendala di jalan atau hal hal yang merugikan perusahaan.

“Dengan peserta yang mengetahui hasil penilaian mengemudi aman atau tidak dari data score card, tentunya ini menjadi bahan evaluasi bagi mereka dalam mengemudi,” pungkas Santiko Wardoyo, COO Director PT HMSI. [dp/DF]

Previous articleBegini Perpaduan Seni dan Otomotif di Sepenggal Dusta
Next articleGanti Oli di Bengkel Resmi Peugeot, Gratis 1 Liter Oli