
TANGERANG (DP) – Ada yang berbeda dari anjungan Mitsubishi di ajang GIIAS 2018. Tak ada lagi penampakan Mirage ataupun Delica muncul di salah satu sudut booth seluas 2.100 m2 itu. Lebih dominan Xpander dan Pajero Sport yang muncul di sana.
Kehadiran Triton Athlete dan Outlander Sport pun lebih dikatakan sebagai ‘penghias’ keikutsertaan Mitsubishi di ajang tahunan industri otomotif tersebut. Padahal brosur-brosur yang digenggam para sales masih terdapat list harga dari Mirage maupun Delica.
“Memang fokus kami saat ini ada pada Pajero Sport dan Xpander. Tapi untuk Mirage tetap kami jual karena di diler masih ada stok,” ujar Head of MMC Sales and Marketing Group PT MMKSI, Imam Choeru Cahya, Jumat (3/8).
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Gaikindo, di tiga bulan terakhir (April – Juni 2018), city car yang mengisi segmen A ini tidak menghasilkan penjualan sama sekali. Hanya di tiga bulan pertama 2018 saja yang masih tercatat.
Yaitu pada Januari sebanyak 48 unit, Februari mamu terkumpul 201 unit dan di bulan Maret hanya terjual 10 unit. Imam mengaku telah terjadi kondisi kurang baik pada segmen mobil yang diisi oleh Mirage.
“Dari tahun ke tahun, segmen city car A terus mengecil, kecuali rekan kami Suzuki yang punya Ignis karena terbilang masih baru,” tambah Imam.
Dia menambahkan bahwa permintaan konsumen untuk city car segmen A, khususnya Mirage terus mengecil. Sementara dari harga bersinggungan langsung dengan Xpander varian bawah dari Mirage tipe teratas.
“Kami fokus untuk menghabiskan stok yang ada pada diler, sedangkan dari MMKSI sudah tidak ada lagi distribusi. Kurang lebih tinggal 200 unit saja. Bila melihat rata-rata penjualan Mirage, kami yakin jumlah tersebut akan habis dalam dua bulan kedepan,” pungkas Imam. [dp/MTH]
