Viar Indonesia Berikan Servis Gratis Warga Karimun Jawa


JEPARA (DP) – Mewujudkan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal pada konsumen, PT Triangle Motorindo (Viar Motor Indonesia) melakukan layanan servis dan penggantian oli secara gratis untuk konsumennya di Pulau Karimun Jawa.

Layanan tersebut diberikan untuk para masyarakat dimana motor roda tiga menjadi penunjang aktivitas keseharian masyarakat disana. Dalam kegiatan ini, VMI menggandeng jaringan penjualan cabang Jepara, Sinar Harapan Motor, yang menurunkan empat mekanik dengan total antrian hingga 45 unit.

Di pulau yang mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan ini, Viar juga memberikan edukasi bagaimana merawat kendaraan terutama bagi yang berdomisili di wilayah pesisir.

Selain itu, VMI juga memperkenalkan lini produk barunya terutama motor ATV yang dapat digunakan sebagai wahana wisata di pantai. Selain mengadakan servis gratis, Viar juga mengadakan sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan motor listrik sebagai kendaraan alternatif.

“Dapat dikatakan ini sebagai salah satu bentuk perhatian kami untuk tetap memperhatikan setiap konsumen kami. Jadi tidak hanya terpaku bagi mereka yang berdomisili di kota besar saja, namun juga hingga ke pelosok daerah tetap kami prioritaskan,” terang Dwiyanto, Area Marketing Manager wilayah Jawa Tengah.

Baca juga:  Target Realistis Dipatok Daihatsu di GIIAS 2019

Sekretaris Camat Pulau Karimun Jawa, Nor Soleh Eko Prasetiawan, SE yang hadir turut mengapresiasi adanya program ini karena sangat membantu dan memudahkan masyarakat sekitar sehingga tidak perlu khawatir bagaimana merawat kendaraan yang notabene digunakan sebagai pendukung kegiatan usaha mereka.

Nor Soleh menuturkan pengenalan motor listrik ini sejalan dengan ‘niatnya’ untuk menjadikan pulau ini sebagai proyek percontohan untuk dijadikan sebagai Green Island Concept.

“Saya setuju dengan konsep program itu karena akan menjadikan Pulau Karimun Jawa sebagai salah pulau dengan konsep Go Green pertama di Indonesia. Saya harap pihak Viar dapat duduk bersama dengan bagian-bagian terkait untuk membicarakan konsep ini,” tutup Nor Soleh. [dp/MTH]