Temu Kumpul Keluarga Daihatsu di Kota Kembang | dapurpacu.id

Temu Kumpul Keluarga Daihatsu di Kota Kembang

Ribuan pemilik mobil Daihatsu memadati acara BALAD di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

BANDUNG (DP) – Tak ingin melulu memikirkan angka-angka penjualan saja jelang tutup tahun, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus mendekatkan diri dengan para ‘Sahabat Daihatsu’ dari seluruh Indonesia.

Melalui program kumpul bersama keluarga bertajuk Bandung Lautan Daihatsu (BALAD), acara ini merupakan bentuk apresiasi Daihatsu kepada konsumennya yang berdomisili di Kota Bandung dan sekitarnya.

Dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11) lalu, even tersebut dipadati ribuan pemilik Daihatsu, baik anggota klub Daihatsu maupun umum.

Sesuai namanya, BALAD dalam bahasa Sunda berarti ‘Sahabat’, sehingga selaras dengan tagline ‘Daihatsu Sahabatku’. Total acara ini diramaikan lebih dari 5.000 konsumen pemilik mobil Daihatsu yang terdaftar.

Tercatat sejumlah komunitas mobil Daihatsu keluaran terdahulu, seperti Taruna, Zebra, Hi-Jet, Ceria, Taft, Charade, Classy, Feroza, dan lainnya, turut memberi warna dalam kemeriahan acara ini.

Baca juga:  Virtual Daihatsu Festival Beri Kemudahan Memiliki Mobil Anyar

Ada banyak yang akan didapatkan para peserta dari acara ini, seperti kopdar komunitas, bazaar industri kreatif, aneka kuliner dalam bentuk food truck, pameran mobil klasik Daihatsu, area games untuk dewasa dan anak, serta berbagai macam hadiah dan doorprize menarik lainnya.

Amelia Tjandra, Marketing Director PT ADM menuturkan bahwa Bandung Lautan Daihatsu ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi pelanggan Daihatsu, dan menjadi ajang pertemuan akbar para pemilik mobil Daihatsu, baik komunitas maupun umum.

“Semoga dengan acara ini, pelanggan Daihatsu dapat menikmati kebersamaan bersama keluarga, bersilaturahmi, serta menjadi lebih dekat dengan Daihatsu,” pungkas Amelia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/11).

Daihatsu juga menunjukkan kepeduliannya terhadap kegiatan sosial dan lingkungan, melalui Program ‘Sabilulungan Peduli Citarum’ yang berarti gotong royong.

Program ini sejalan dengan program SATAPOK (Sabilulungan Tanam Pohon Kesayangan) dari Pemerintah Kabupaten Bandung, yang juga merupakan bagian dari program nasional “Citarum Harum”. [dp/MTH]