Rifat Studi Banding Mobil Reli di Perth


JAKARTA (DP) – Rifat Sungkar tengah berada di Perth, Australia, guna melakoni serangkaian uji coba dengan pereli kawakan asal Inggris, Alister McRae, demikian rilis yang diterima Dapurpacu, Kamis (14/2).

Disebutkan bahwa uji coba tersebut sebagai bagian dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai Ketua Komisi Reli untuk melakukan penelitian dan pengembangan demi kemajuan kancah reli Tanah Air.

“Sebagai Ketua Komisi Reli, saya perlu mempertahankan kreativitas dan harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Perjalanan saya ke Perth kali ini adalah untuk menggali perkembangan terbaru apa yang terjadi di kancah reli khususnya untuk region Asia-Pasifik,” ungkap Rifat.

Beberapa waktu lalu, Rifat juga sempat melakukan perjalanan ke Selandia Baru bersama pereli Julian Johan dengan misi yang sama, yaitu uji coba mobil reli berjenis AP4 yang memiliki konfigurasi mesin melintang.

Sedangkan kali ini, Rifat menjajal dua mobil reli yaitu berjenis AP4 yang punya konfigurasi mesin ke belakang (mobil yang disahkan oleh Motorsport New Zealand dan Confederation of Australian Motor Sport), serta Skoda Fabia R5.

Baca juga:  Sigra Kembali Jadi Primadona Penjualan Daihatsu

Menurutnya, obyektivitas dari uji coba ini ingin melihat komparasi dari mobil AP4 dengan R5, dengan mengacu pada perbandingannya dari segi akselerasi, suspensi, serta handling.

“Dari situ, saya pun akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di komunitas reli Tanah Air sekaligus memberikan sosialisasi kepada mereka yang ingin membangun mobil balap, sehingga tidak ada kesalahan dari spesifikasi kendaraan yang dibangun dan dapat menyesuaikan dengan biaya yang ada,” lanjut Rifat.

Dalam perjalanannya ke Perth, Rifat juga melakukan pertemuan dengan beberapa kawan lamanya guna membahas kemungkinan kerja sama yang dapat terjalin antara Indonesia dengan negara-negara seperti Australia dan Selandia Baru.

Dari pertemuan tersebut, dirinya melihat adanya peluang besar bagi para pereli Tanah Air untuk dapat berlaga di ajang internasional sekelas Rally Western Australia. Hal ini dikarenakan biaya sewa mobil balap yang tidak terlalu mahal.

“Dengan pengeluaran yang dianggap wajar serta akses yang tergolong mudah, diharapkan akan lebih banyak lagi generasi penerus kancah reli Tanah Air yang dapat terjun langsung di ajang reli internasional,” pungkas Rifat. [dp/MTH]