Royal Enfield Bangun Pabrik Perakitan di Kolombia | dapurpacu.id

Royal Enfield Bangun Pabrik Perakitan di Kolombia


DAPURPACU – Lini model Royal Enfield akhirnya resmi ‘mengaspal’ di daratan Amerika, seiring dioperasikannya pabrik terbaru mereka di wilayah Kolombia.

Pabrik yang fokus memproduksi Himalayan ini menjadi fasilitas kedua di luar India, setelah sebelumnya Royal Enfield membuka pabrik perakitan di Argentina.

Dengan menggandeng distributor lokal Colombiana de Comercio (Grup Corbeta), lokasi pabrik perakitan (CKD) berada di Envigado, Antioquia.

Sejatinya, RE sudah memasuki pasar Kolombia sejak 2014 dengan pertumbuhan yang kuat sejak itu. Adapun showroom pertama mereka berada di Cedistos, Bogota.

Sejak itu, RE terus memperluas jaringan resmi hingga berjumlah 15 outlet, dengan total 57 showroom eksklusif di seluruh Amerika Latin, bersama dengan 40 perusahaan ritel lainnya.

“Di Royal Enfield, kami telah berkomitmen untuk memperluas segmen sepeda motor kelas menengah secara global,” kata Vinod K Dasari, CEO Royal Enfield.

“Beberapa tahun terakhir telah menjadi bukti fokus kami di pasar global, dibuktikan dengan pertumbuhan dan ekspansi yang luar biasa hingga lebih dari 790 titik di 60+ negara,” jelasnya.

Vinod menambahkan bahwa Royal Enfield juga mengejar rencana untuk mendirikan pabrik perakitan lokal di luar India, sebagai prioritas strategis di pasar internasional.

“Pertama kami memperkenalkan di Argentina, dan kami bangga untuk mengumumkan pabrik perakitan CKD perdana di Kolombia,” tuturnya kemudian.

Vinod mengakui bahwa Brasil, Argentina dan Kolombia merupakan tiga pasar penting bagi Royal Enfield di Amerika Latin. Di Kolombia sendiri, lanjut dia, respon positif langsung ditunjukan.

Di sisi lain, Miguel Londoño, Direktur Internasional Corbeta menuturkan bahwa pihaknya telah mengembangkan merek motor bermesin menengah itu di Kolombia.

Konsumen menggunakan lini model Royal Enfield khususnya Himalayan untuk berbagai kebutuhan, baik digunakan beraktivitas sehari-hari, menikmati akhir pekan atau sekadar bepergian mengelilingi Kota Kolombia.

“Dengan pabrik perakitan ini, kami memulai tahap baru dan kami ingin membaginya dengan semua pelanggan saat ini dan masa depan,” pungkas Miguel.

Nantinya, seluruh suku cadang di pabrik berasal dari India untuk merakit Himalayan dalam rangka memberikan harga terbaik dan terjangkau, sekaligus memangkas biaya impor dari model CBU.

Sebagai informasi, per Januari 2015 hingga saat ini, Royal Enfield telah menjual lebih dari 7.000 unit. Sementara pada Januari – Juli 2021, penjualan tumbuh hampir 70% dibandingkan periode yang sama di 2020. [dp/MTH]