Bisa Jadi Sumber Listrik, Begini Cara Gunakan Fitur V2L pada Hyundai Ioniq 5

DAPURPACU – Ioniq 5, mobil listrik mid-size dari Hyundai diklaim bertabur teknologi dan fitur, salah satunya Vehicle-to-Load atau yang lazim disebut V2L.

Fitur tersebut memungkinkan Ioniq 5 menjadi sumber listrik pendukung mobilitas penggunanya, seperti dalam kegiatan outdoor dimanapun dan kapanpun.

V2L memiliki pasokan arus listrik tipe AC sebesar 3,6 kW yang melebihi standar daya listrik domestik untuk satu rumah tangga.

Arus listrik ini dapat diperoleh dari dua sumber yang dapat dipakai bersamaan, yaitu dari port bagian luar yang dapat difungsikan saat mobil dalam kondisi berhenti atau mati.

Sumber listrik kedua dari port yang terletak di bagian dalam, tepatnya di bawah kursi baris kedua yang tetap bisa digunakan sekalipun mobil tengah dikendarai.

“Fungsi V2L dapat diaplikasikan untuk mengisi daya perangkat bertenaga listrik apapun, seperti sepeda listrik, skuter listrik, peralatan berkemah, hingga treadmill,” kata Assistant Manager of Product Planning PT Hyundai Motors Indonesia, Bonar Pakpahan saat mendemonstrasikan V2L di IIMS Hybrid 2022, Senin (3/4).

Baca juga:  Hyundai Hadirkan Courtesy Car Premium, Mobilitas Tetap Aman

Dijelaskan dia, selain bisa mengisi daya, saat situasi di mana mobil listrik lain tengah kehabisan baterai, fitur ini dapat digunakan untuk mengecas mobil tersebut menggunakan Handheld Portable Charger.

Bonar menyebut, fitur inovatif V2L telah jajal untuk mentenagai perlengkapan elektronik di area Cafe di IIMS, yaitu terdiri dari mesin penghalus biji kopi (grinder), mesin espresso, kulkas mini, hingga treadmill.

“Keseluruhan perangkat membutuhkan setidaknya daya listrik hingga 3.000 kW. Kebutuhan daya ini tentunya dapat dipenuhi dengan baik oleh fitur V2L karena mampu menyuplai daya hingga 3.600-Watt atau 3,6 kW,” terangnya.

Bonar menjelaskan, untuk pemilik mobil listrik Ioniq 5 tidak perlu khawatir untuk cara menggunakan fitur V2L. Karena kata dia, terdapat dua port V2L yang bisa dimanfaatkan.

“Pertama, sambungkan perangkat konektor V2L pada port. Tetapkan batas penarikan daya listrik baterai yang pengaturannya terdapat pada head unit (Menu: EV > EV Charge Transfer V2L). Batas penarikan daya listrik baterai ini bisa diatur mulai dari 20% hingga 80%,” jelasnya.

Baca juga:  Test Drive Hyundai Berhadiah Nonton Piala Dunia 2026

Lalu, buka penutup perangkat konektor V2L, sambungkan perangkat elektronik yang diinginkan, lalu tutup kembali. Kemudian, tekan tombol on/off pada konektor untuk kemudian daya listrik dapat langsung digunakan sesuai kebutuhan.

Untuk mengetahui apakah daya listrik sedang disalurkan, periksa nyala lampu hijau pada perangkat konektor atau indikator V2L yang muncul pada head unit.

Untuk menghentikan penggunaan V2L, tekan tombol on/off pada perangkat konektor, tekan tombol pengunci dan pembuka kunci pintu mobil pada smart key, kemudian perangkat konektor bisa dilepaskan dari port.

Sedangkan untuk menggunakan fitur V2L dengan sumber listrik dari port bagian dalam, cukup dengan membuka penutup port, kemudian sambungkan perangkat elektronik yang ingin digunakan. Di situ bisa diketahui status sistem V2L bisa dilihat melalui warna lampu yang menyala pada port.

Lampu indikator warna biru mengindikasikan mode siaga atau standby mode, hijau menandakan daya listrik tengah digunakan dan dalam keadaan normal, lalu merah menandakan tidak ada daya listrik yang tengah disalurkan. [dp/DF]

Previous articleSmart Hybrid Jadi Modal Kuat Suzuki Menuju Era Elektrifikasi
Next articleDeretan Inovasi Wuling Hadir di IIMS Hybrid 2022