Dapurpacu: Berita Otomotif Terbaru & Review Motor Mobil Terkini

Wednesday, 22 July 2026

Naik 34,1% pada Maret, Toyota Pede Pasar Otomotif Nasional Makin Meningkat

Date:

DAPURPACU – PT Toyota-Astra Motor berhasil mencatat penjualan sebesar 33.344 unit pada Maret 2022, meningkat 34,1% dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 24.865 unit.

Pertumbuhan ini salah satunya didorong oleh kebijakan relaksasi penerapan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBm) yang telah diberlakukan sejak Januari 2022 lalu.

Sepanjang tiga bulan pertama (Kuartal I/Q1) 2022, total penjualan Toyota ke diler (whole sales) mencapai 81.095 unit atau naik 41,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 57.435 unit.

Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan laju pertumbuhan rata-rata industri sebesar 33,6% yaitu dari 187.026 unit menjadi 263.822 unit.

Vice President TAM, Henry Tanoto menjelaskan, selain membaiknya pemulihan perekonomian nasional, kebijakan relaksasi PPnBM turut memberi dampak positif terhadap kinerja penjualan industri otomotif, termasuk Toyota.

“Kami berharap, tren ini akan terus berlanjut sehingga dapat membantu berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi serta memenuhi kebutuhan mobilitas pelanggan,” kata Henry saat acara Ngabuburit Virtual, Kamis (14/4).

Baca juga:  Toyota Veloz Hybrid EV Tuntaskan Jelajah Sulawesi 6.500 Km

Sebagian besar dari peningkatan penjualan pada Maret berasal dari line up yang mendapat insentif PPnBM dengan total whole sales 10.383 atau naik 56,1% dari 6.650 unit pada Februari.

Dari 13 line up Toyota yang mendapat insentif, All New Avanza tercatat mengalami lonjakan penjualan yang sangat signifikan.

Dari tiga varian Avanza yang mendapat insentif, angka penjualannya naik menjadi lebih tiga kali lipat (227%) yaitu dari 1.552 unit pada Februari menjadi 5.088 unit pada Maret lalu.

“Angka-angka itu membuktikan insentif PPnBM sangat positif bagi proses pemulihan daya beli masyarakat dan juga industri otomotif. Semua ini tentu akan bermuara pada percepatan proses pemulihan ekonomi secara keseluruhan,” tukas Henry.

Untuk model yang baru meluncur tahun lalu, Raize, penjualan retail nya tumbuh sebesar 97,84% dari 139 unit menjadi 275 unit pada periode Februari – Maret 2022.

Baca juga:  Toyota Veloz Hybrid EV Tuntaskan Jelajah Sulawesi 6.500 Km

Bukan hanya produk yang mendapat insentif PPnBM saja yang meningkat, tapi juga produk non PPnBM pun juga menunjukkan angka pertumbuhan yang positif.

Misalnya, Kijang Innova dari 8.601 unit di Q1 tahun lalu menjadi 14.761 unit di tahun ini, meningkat 71,6%. Dan Avanza dan Veloz secara total menyumbang sebanyak 23.194 unit.

Ini lebih tinggi dari pencapaian tahun sebelumnya di periode yang sama, mencatat angka 12.080, meningkat hampir dua kali lipat atau mencatatkan market share lebih dari 41% di segment Low MPV.

Sementara lini kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus seperti Corolla Altis Hybrid, angka penjualan di Q1 2022 meningkat 45,8% dibandingkan tahun lalu di periode yang sama.

Bahkan, Camry Hybrid juga menyumbang hampir 3x lipat kenaikan penjualan, dimana di Q1 2022 ini berhasil tembus di angka 119 unit, naik 198% dibandingkan tahun lalu. [dp/DF]

Share post:

spot_img

More like this
Related

Changan Deepal S05 Resmi Dijual, Harganya Bikin Kaget!

DAPURPACUID – Changan Indonesia akhirnya mengumumkan banderol Deepal S05,...

Chery Q Bongkar 4 Alasan Jadi Compact EV Paling Lengkap

DAPURPACUID – Persaingan mobil listrik kompak di Indonesia semakin...

Promo Honda Juli 2026: BeAT, Scoopy hingga CBR Lebih Murah

DAPURPACUID – Menyambut dimulainya tahun ajaran baru, PT Wahana...

GAC Indonesia Siapkan Aion UT Versi Terbaru di GIIAS 2026

DAPURPACUID - GAC Indonesia kembali ambil bagian dalam ajang...