DAPURPACUID – Dalam upaya menjaga konsistensi mutu kendaraan niaga, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menegaskan komitmennya melalui Bodymaker Awarding 2025.
Bukan sekadar seremoni tahunan, ajang ini menjadi bukti dedikasi Hino terhadap kualitas bodi kendaraan—sebuah aspek yang kerap tak terlihat, namun krusial bagi performa dan keselamatan.
Mengusung tema ‘Bersama Menuju Kualitas Kendaraan yang Lebih Baik’, pengumuman pemenang dilaksanakan di GIIAS 2025, di booth Hino ICE BSD City, Tangerang.
Pada ajang tersebut, HMSI memberikan penghargaan kepada mitra-mitra karoseri terbaik yang telah memenuhi standar ketat dalam program Bodymaker Standardization.
Program ini sendiri telah digulirkan sejak 2018 silam, dan terus berkembang sebagai tolok ukur kualitas perusahaan karoseri Hino di seluruh Indonesia.

Sales Director HMSI, Susilo Darmawan mengatakan, keandalan kendaraan Hino bukan hanya berasal dari kekuatan mesin dan sasis, tetapi juga dari ketelitian dalam proses pembuatan bodi kendaraan.
“Kami sangat menghargai kontribusi para karoseri dalam memastikan kendaraan Hino tetap unggul di mata pelanggan, dari segi fungsi, kenyamanan, hingga keselamatan,” ujarnya.
Program Bodymaker Standardization berfokus pada evaluasi menyeluruh terhadap karoseri, berdasarkan indikator seperti desain, kepatuhan terhadap body mounting manual, proses pre-delivery inspection (PDI), kelengkapan administrasi, hingga kesiapan layanan purna jual.
20 Karoseri Terbaik Raih Apresiasi
Melalui proses seleksi ketat, Hino memberikan penghargaan kepada 20 karoseri terbaik tahun ini, yang terbagi ke dalam tiga kategori utama: Hino 500 Standardization, Hino Bus Standardization dan Renewal Standardization untuk keduanya.
Beberapa nama besar yang berhasil menyabet penghargaan di antaranya PT Adiputro Wirasejati, PT Laksana Bus Manufacture, PT Tentrem Sejahtera, serta PT Mekar Armada Jaya.

Selain mendapat sertifikat resmi, para pemenang juga memperoleh berbagai benefit, mulai dari rekomendasi langsung ke jaringan diler Hino di Tanah Air, akses pelatihan lanjutan, hingga pemanfaatan sistem digital seperti aplikasi Portal dan PDI App.
Lebih dari sekadar ajang penghargaan, Bodymaker Awarding juga menjadi pijakan strategis bagi Hino untuk terus memperkuat sinergi dengan mitra karoseri.
Ke depannya, Hino berencana mengembangkan kolaborasi ini ke arah yang lebih mendalam, termasuk pengembangan produk bersama hingga pelatihan teknis bersertifikat.
Susilo menuturkan, Bodymaker Awarding 2025 bukan sekadar bentuk apresiasi, tapi juga bagian dari upaya menjaga kepercayaan pelanggan dan memperkuat ekosistem kendaraan niaga berkualitas di Indonesia.
“Karena bagi kami, Total Support bukan hanya slogan melainkan komitmen menyeluruh, mulai dari mesin, bodi, hingga layanan purna jual terbaik,” tutup Susilo. [dpid/TH]




