DAPURPACUID – PT JETOUR Sales Indonesia memperluas jajaran kendaraan elektrifikasinya dengan menghadirkan T2 i-DM, dengan berbekal teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM).
Model Adventure Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini menggabungkan performa tinggi, efisiensi bahan bakar, serta kemampuan menjelajah jarak jauh.
SUV tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan tangguh untuk aktivitas harian maupun perjalanan lintas kota.
Mengusung teknologi itu, T2 i-DM menawarkan fleksibilitas berkendara menggunakan tenaga listrik untuk mobilitas sehari-hari, sekaligus memanfaatkan mesin bensin secara otomatis ketika dibutuhkan.
Sistem ini diklaim mampu menghilangkan kekhawatiran mengenai keterbatasan infrastruktur pengisian daya (SPKLU) saat melakukan perjalanan jauh sekalipun.
Marketing Director JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, teknologi PHEV yang dikembangkan bukan sekadar memadukan mesin bensin dan motor listrik.

“Melainkan bagaimana seluruh sistem mampu bekerja secara harmonis untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen,” jelasnya disela pemaparan di booth JETOUR, Kamis (30/7).
“Teknologi i-DM dirancang guna menghadirkan keseimbangan antara efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas sehingga konsumen dapat menikmati setiap perjalanan dengan lebih percaya diri,” tambahnya.
Dari sektor performa, jantung pacu T2 i-DM mengombinasikan mesin Hybrid Dedicated Engine generasi kelima ACTECO 1.5 TGDI dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen.
Tenaga yang dihasilkan 134 hp dan torsi 220 Nm. Performanya semakin optimal berkat dukungan Dual Electric Motor, dipadukan transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT).
Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga gabungan hingga 223 hp dengan torsi puncak mencapai 390 Nm. Sumber tenaga listrik dari baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh.
Menariknya T2 i-DM telah mendukung DC Fast Charging, memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit.

Berkat perpaduan mesin bensin, motor listrik, dan baterai tersebut, JETOUR mengklaim T2 i-DM mampu menempuh perjalanan lebih dari 1.200 km dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Sistem i-DM juga secara otomatis mengatur distribusi tenaga sesuai kondisi jalan, terutama saat melintasi tanjakan atau membawa beban berat.
Tenaga dari mesin dan motor listrik akan bekerja bersamaan untuk menjaga performa, sementara proses regenerasi energi tetap berlangsung guna mempertahankan efisiensi.
Keamanan Jadi Prioritas
Selain menawarkan performa, JETOUR membekali T2 i-DM dengan berbagai teknologi keselamatan yang mendukung penggunaan kendaraan elektrifikasi.
Baterainya telah mengantongi sertifikasi IP68, sehingga mampu bertahan saat terendam air hingga kedalaman satu meter selama 48 jam. Baterai ini diklaim mampu menahan tekanan hingga 10 ton.
Mmengantisipasi kondisi darurat, sistem High Voltage Cut-Off akan memutus aliran listrik hanya dalam waktu dua milidetik bila terdeteksi gangguan, sehingga risiko kelistrikan dapat diminimalkan.

Struktur bodi menggunakan Hardtop Cage Body Monocoque dengan komposisi sekitar 80 persen baja berkekuatan tinggi, termasuk material 1.500 MPa hot formed steel.
Konstruksi tersebut menghasilkan tingkat kekakuan torsional mencapai 32.000 Nm/degree, yang berkontribusi terhadap stabilitas dan perlindungan kabin.
JETOUR T2 i-DM juga dilengkapi 15 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 yang bekerja melalui radar generasi kelima BOSCH dan kamera resolusi tinggi untuk membantu pengemudi mengantisipasi berbagai kondisi lalu lintas.
Sementara untuk perlindungan bagi penumpang semakin lengkap dengan enam airbags yang tersebar di berbagai sisi kabinmua.
Kabin Modern dan Siap Diajak Bertualang
Masuk ke dalam kabin menawarkan berbagai fitur premium yang menunjang kenyamanan selama perjalanan. SUV ini dibekali layar sentuh 15,6 inci yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8155.
Dipadukan panel instrumen digital berukuran 10,25 inci. Pengguna juga dapat menikmati konektivitas Wireless Apple CarPlay, Android Auto, serta 4-Zone Voice Control.

Kenyamanan ditingkatkan melalui Sony Premium Audio 12 speaker, panoramic sunroof berukuran besar, ambient light 64 warna, hingga fitur 24-Hour Parking Air Conditioning yang memungkinkan pendingin kabin tetap bekerja ketika kendaraan sedang berhenti.
Sebagai SUV berkarakter petualang, JETOUR T2 i-DM dibekali roof rack dengan kapasitas hingga 150 kilogram saat berjalan dan 300 kilogram ketika kendaraan berhenti.
Kemampuan melintasi genangan air hingga 700 mm, ban berukuran 20 inci, serta tangki bahan bakar 70 liter membuat kendaraan ini siap menghadapi berbagai medan perjalanan.
Keunikan lain hadir lewat desain “backpack” di bagian belakang sebagai rumah ban serep, yang menjadi ciri khas T-Series sekaligus membedakannya dari SUV PHEV lain di pasar Indonesia.
Fitur Vehicle to Load (V2L) berdaya 3,3 kW memungkinkan kendaraan difungsikan sebagai sumber listrik portabel untuk menunjang aktivitas luar ruang, seperti berkemah maupun kebutuhan perangkat elektronik lainnya.
Program Kepemilikan
JETOUR memasarkan T2 i-DM dengan harga Rp688 juta (OTR Jakarta). Melalui program Fearless Adventure, konsumen memperoleh garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan kilometer, serta garansi Power Battery & Drive System hingga delapan tahun atau 160.000 km.

Sales Director PT JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja meyakini, pengalaman kepemilikan menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek.
“Melalui program Fearless Adventure, kami tidak hanya menghadirkan JETOUR T2 i-DM, tetapi juga ekosistem kepemilikan yang pengalaman kepemilikan terbaik,” pungkasnya.
Selama GIIAS 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan promo berupa voucher Paint Protection Film (PPF) senilai Rp22 juta atau program cicilan bunga 0 persen selama satu tahun.
Bersamaan dengan itu, JETOUR Indonesia juga mengumumkan bahwa periode harga spesial untuk T1 dan T1 i-DM segera berakhir. Adapun banderol spesial ini yaitu Rp388 juta untuk T1 dan Rp538 juta seharga T1 i-DM (OTR Jakarta).
Hingga saat ini, T1 telah membukukan lebih dari 1.000 pemesanan, dengan sekitar 60 persen berasal dari varian i-DM. Selama GIIAS 2026, konsumen masih dapat membelinya dengan harga khusus.
Penawaran ini jadi kesempatan terakhir untuk memiliki T1 sebelum kembali ke harga normal masing-masing Rp408 juta dan Rp558 juta. [dpid/TH]














