Tekiro Cetak Sejarah! Kompetisi Mekanik SMK Raih Rekor Dunia

Screenshot

DAPURPACUID – Tekiro resmi mencetak sejarah dunia setelah meraih Guinness World Records, melalui kompetisi mekanik otomotif terbesar yang melibatkan 89 ribu siswa SMK.

Keberhasilan merek perkakas otomotif terkemuka di Indonesia ini menorehkan prestasi dunia tersebut untuk kategori The Largest Automotive Mechanic Competition.

Sertifikat rekor dunia tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan resmi Guinness World Records kepada Oscar Sutjiadi, Presiden Direktur PT Altama Surya Anugerah, selaku pemegang merek Tekiro.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Tekiro Mechanic Competition 2026, yang tahun ini melibatkan lebih dari 89 ribu siswa otomotif dari 544 SMK di Indonesia.

Capaian tersebut sekaligus mempertegas konsistensi Tekiro dalam mendorong peningkatan kompetensi dan standar keterampilan teknis generasi muda di sektor otomotif.

Tekiro Mechanic Competition bukanlah program yang baru berjalan. Sejak pertama kali digelar pada 2022 hingga 2026, ajang tahunan ini telah mencatat lebih dari 252 ribu siswa yang mendaftar.

Menurut Oscar, rekor dunia yang diraih oleh Tekiro ini merupakan hasil dari proses panjang dalam mendukung perkembangan ekosistem otomotif nasional.

Disela penyerahan penghargaan di booth pada ajang GIIAS 2026, dia menegaskan pencapaian rekor dunia ini buah dari dedikasi panjang Tekiro dalam mendukung ekosistem dunia otomotif di Tanah Air.

“Lewat kompetisi mekanik ini, perusahaan tak hanya mencari juara, tapi juga berupaya menguji standardisasi kemampuan teknis peserta dalam menangani berbagai tantangan mesin modern sesuai dengan standar internasional yang diakui,” tambahnya.

Bagi Tekiro, sertifikat Guinness World Records bukan semata-mata pengakuan atas jumlah peserta yang sangat besar. Melainkan simbol komitmen perusahaan dalam mempersiapkan tenaga kerja otomotif Indonesia, agar memiliki kompetensi yang semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.

Guinness World Records Konfirmasi Rekor Tekiro

Guinness World Records juga mengapresiasi skala penyelenggaraan Tekiro Mechanic Competition 2026, yang telah mempertemukan siswa SMK dari berbagai daerah di Indonesia.

Tomomi Sekioka, Official Adjudicator Guinness World Records, mengatakan proses verifikasi telah dilakukan berdasarkan bukti dan pedoman resmi yang berlaku.

“Setelah tinjauan mendalam terhadap bukti-bukti yang diserahkan berdasarkan pedoman resmi Guinness World Records, pihaknya mengonfirmasi upaya tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan untuk kategori rekor ini,” pungkasnya.

Diraihnya prestasi ini oleh Tekiro didedikasikan bagi seluruh siswa dan sekolah di Indonesia yang terus menunjukkan semangat kerja keras dan ketangguhan.

Penghargaan ini diharapkan dapat memicu semangat generasi muda Indonesia untuk semakin percaya diri dalam menekuni profesi sebagai mekanik.

Uji Kompetensi Mekanik Muda Indonesia

Tekiro Mechanic Competition 2026 merupakan ajang uji keterampilan otomotif berskala nasional, yang ditujukan bagi para siswa SMK di seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak Maret hingga April 2026. Lebih dari 89 ribu pelajar dari 544 SMK mengikuti kompetisi yang dirancang menguji kemampuan teknis, sekaligus kesiapan mereka menghadapi perkembangan teknologi otomotif.

Tahapan kompetisi diawali dengan roadshow ke berbagai sekolah. Setelah itu, peserta mengikuti babak penyisihan secara online sebelum melaju ke semifinal dan final.

Putaran ini digelar di Jakarta pada 25-26 April lalu. Tahap ini, para peserta menghadapi serangkaian pengujian komprehensif, mulai dari sistem kelistrikan, diagnosis mesin, sistem transmisi, hingga penanganan teknologi kendaraan modern.

Oplus_16908288

Artinya, kompetisi tak hanya mengandalkan kemampuan teori. Peserta juga dituntut memiliki ketelitian, kemampuan analisis, serta keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri otomotif saat ini.

Para pemenang Tekiro Mechanic Competition 2026 berhak mendapat hadiah uang tunai dengan total ratusan juta rupiah, trofi, sertifikat, serta paket perlengkapan alat bengkel profesional untuk sekolah.

Tak hanya itu, para juara juga memperoleh kesempatan mengembangkan karier di bengkel internasional, serta jalur khusus untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Bagi Tekiro, pencapaian Guinness World Records ini didedikasikan kepada seluruh siswa dan sekolah di Indonesia yang telah menunjukkan semangat, kerja keras, serta ketangguhan selama mengikuti kompetisi.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi semakin banyak generasi muda untuk percaya diri menekuni profesi mekanik, sekaligus mengambil peran dalam perkembangan industri otomotif Indonesia.

Dengan torehan Guinness World Records, ajang Tekiro Mechanic Competition 2026 tidak hanya mencatatkan rekor dari sisi jumlah pesertanya saja.

Ajang ini juga membawa pesan yang lebih besar: membangun kompetensi generasi muda otomotif Indonesia agar semakin siap menghadapi tuntutan industri dan persaingan global. [dpid/TH]