DAPURPACUID – Di tengah padatnya aktivitas Jakarta, berkeliling kota di malam hari bisa jadi cara sederhana menikmati waktu sekaligus mempererat hubungan antarpengguna motor.
Tapi pada intinya, riding bersama komunitas tidak selalu harus identik dengan perjalanan jauh atau kegiatan yang serius. Konsep ini terlihat pada kegiatan Stylo Sound Ride di Kopi Kina Kemang, Jakarta Selatan (22/8).
Kegiatan yang digagas bersama komunitas pengguna sepeda motor Honda ini menggabungkan aktivitas riding dengan musik, fashion, dan interaksi komunitas.
Dua komunitas motor Honda ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yakni Honda Stylo Club Indonesia (HASCI) Jakarta Chapter dan Rebel Owner Community (ROC).
Melalui Community Development, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mengajak anggota komunitas menikmati pengalaman berkendara dengan konsep yang lebih santai dan dekat dengan gaya hidup perkotaan.
Salah satu bagian utama acara adalah rolling city. Peserta menyusuri sejumlah ruas jalan dan landmark di kawasan Jakarta Selatan, dengan suasana malam sebagai latar perjalanan.
Lampu kota, lalu lintas malam, serta karakter jalanan Jakarta jadi bagian dari pengalaman riding yang mereka lakoni. Meski mengusung konsep lifestyle, aspek keselamatan tetap menjadi bagian yang tidak ditinggalkan.

Para peserta diingatkan untuk menerapkan prinsip #Cari_Aman, termasuk menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak dengan kendaraan lain, dan mempertahankan konsentrasi selama berkendara.
Hal ini penting karena suasana santai dalam kegiatan komunitas pada umumnya, bukan berarti standar keselamatan selama berkendara pun ikut dilonggarkan.
Justru saat melakukan perjalanan secara berkelompok, setiap anggota perlu memahami etika berkendara agar perjalanan tetap nyaman dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Dari Jalanan Berlanjut ke Musik
Setelah menyelesaikan rute perjalanan, aktivitas komunitas berlanjut di Kopi Kina Kemang. Suasana kemudian bergeser dari aktivitas riding menjadi hiburan dengan agenda bernyanyi bersama.
Momen ini menjadi kesempatan bagi anggota HASCI Jakarta Chapter dan ROC untuk berinteraksi lebih jauh. Di sana, mereka bertukar pengalaman, membangun koneksi dan menikmati waktu bersama di luar rutinitas komunitas.
Stylo Sound Ride juga menghadirkan unsur-unsur fashion melalui peragaan busana dengan konsep retro-modern yang selaras dengan karakter Honda Stylo.
Kehadiran fashion show membuat kegiatan ini tak hanya berbicara tentang motor, tapi juga menunjukkan bagaimana kendaraan dapat menjadi bagian dari ekspresi gaya hidup penggunanya.
Division Head of Marketing Planning & Analyst WMS, Andra Friandana mengatakan, Stylo Sound Ride menjadi cara kami untuk menghadirkan pengalaman berkendara, sekaligus salah satu line up matik Honda kepada komunitas.

“Kami ingin menghadirkan keseruan namun tidak melupakan keselamatan bagi seluruh anggota komunitas sepeda motor Honda,” tutur Andra dalam siaran resminya.
Perpaduan riding, musik, dan fashion tersebut juga turut memperlihatkan karakter komunitas sepeda motor yang semakin beragam.
Komunitas bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya orang dengan kendaraan yang sama, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang untuk berbagi minat dan kreativitas.
Pertemuan HASCI Jakarta Chapter dan ROC jadi salah satu contohnya. Kedua komunitas memiliki karakter masing-masing, tetapi tetap dapat menikmati aktivitas bersama dalam satu agenda.
Bagi pengguna yang melihat sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, kombinasi desain dan karakter produk menjadi salah satu pertimbangan mereka.
Karena itu, kegiatan seperti Stylo Sound Ride bisa menjadi ruang mempertemukan produk dengan komunitas, sekaligus memperlihatkan bagaimana sepeda motor jadi bagian dari aktivitas sosial penggunanya.
Pada akhirnya, keseruan riding malam tak harus dipisahkan dari gaya hidup. Musik, fashion, komunitas, dan sepeda motor dapat berjalan bersama selama aspek keselamatan tetap menjadi prioritas. [dpid/TH]














