DAPURPACUID – Astra Otoparts memanfaatkan gelaran perdana Automechanika Jakarta 2026, guna memperkenalkan kemampuan bisnisnya di sektor manufaktur komponen, aftermarket, distribusi, hingga layanan perawatan kendaraan.
Pada ajang yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, 24–27 September, booth Astra Otoparts menempati Hall 5 dengan menghadirkan area terpadu yang melibatkan 25 perusahaan dalam kelompok usahanya.
Berstatus sebagai Strategic Partner sekaligus Platinum Sponsor, konsep ini menjadi sarana guna memperlihatkan cakupan bisnis perusahaan yang tidak hanya bergerak pada produksi komponen, tetapi juga mencakup produk aftermarket dan jaringan layanan otomotif.
Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman mengatakan, keikutsertaan dalam ajang ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas hubungan dengan pelaku industri dan mitra bisnis.
“Astra Otoparts terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya bagi industri otomotif, dengan menghadirkan solusi lengkap dan terintegrasi,” tutur Yusak lebih lanjut.

Menurutnya, Astra Otoparts berupaya menyediakan kebutuhan otomotif untuk berbagai segmen, mulai dari original equipment manufacturer (OEM) hingga pasar replacement.
“Cakupan tersebut juga mencakup kendaraan roda dua dan roda empat, pasar domestik serta ekspor,” imbuhnya disela sambutan pembukaan booth, Kamis (24/9).
“Partisipasi kami di Automechanika Jakarta menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapabilitas tersebut, sekaligus memperluas kolaborasi dengan para mitra bisnis,” tandasnya.
Sejumlah perusahaan dalam Astra Otoparts Group di antaranya SKF Indonesia, Pakoakuina, GS Battery, Kayaba Indonesia, Evoluzione Tyres, Century Batteries Industries, Astra Komponen Indonesia, Velasto Indonesia, serta Akebono Brake Astra Indonesia.
Terdapat juga Denso Indonesia, Aisin Indonesia, Inti Ganda Perdana Group, Federal Izumi Manufacturing, Toyoda Gosei Indonesia, Advics Manufacturing Indonesia, serta Astra Visteon Indonesia.
Termasuk Astra Juoku Indonesia, Astra Nippon Gasket Indonesia, AT Indonesia, Federal Nittan Industries, Menara Terus Makmur, FSCM Manufacturing Indonesia, Autoplastik Indonesia, dan Gemala Kempa Daya.

Portofolio yang diperlihatkan cukup beragam. Pengunjung dapat melihat berbagai komponen dan produk yang berkaitan dengan mesin, sistem pengereman, suspensi, bearing, baterai, ban, serta komponen yang ditujukan untuk kebutuhan OEM maupun replacement market.
Kehadiran Astra Otoparts juga diperluas lewat beberapa titik di area pameran. Salah satunya GS Astra CaRe (Customer Assistance & Retailer Empowerment) di Hall 5 No. 5N03.
Area ini menampilkan layanan purnajual GS Astra, sekaligus memperkenalkan dukungan jaringan dan produk kepada pelanggan. Konsep ini melengkapi keberadaan Astra Otoparts yang sebelumnya lebih banyak dikenal melalui portofolio produk komponen dan suku cadang.
Sementara itu, kebutuhan aftermarket dan layanan konsumen turut diwakili Astra Otoshop serta Shop & Drive. Astra Otoshop menawarkan kanal pembelian produk otomotif secara digital,
Sedangkan untuk Shop & Drive menyediakan layanan perawatan kendaraan roda empat khususnya, melalui jaringan retail yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.
Untuk produk aftermarket, Astra Otoparts membawa sejumlah merek yang telah berada dalam portofolionya, yaitu Aspira, GS Astra, KYB, Pirelli, Federal, FIM, Akebono, Incoe, Aspira Premio, Aspira Exposio, dan Ulti X.

Partisipasi dalam pameran ini juga diarahkan untuk membuka komunikasi bisnis dengan distributor, pelanggan, dan pelaku industri otomotif dari dalam maupun luar negeri.
Dengan mempertemukan berbagai lini bisnis dalam satu lokasi, Astra Otoparts dapat memperkenalkan kapabilitas manufaktur sekaligus jaringan aftermarket dan kanal digitalnya.
Automechanika Jakarta 2026 sendiri menjadi penyelenggaraan perdana pameran tersebut di Indonesia. Ajang ini diikuti sekitar 339 peserta pameran dengan luas area mencapai 20.800 meter persegi.
Kehadiran Astra Otoparts dalam pameran tersebut memperlihatkan cakupan ekosistem bisnis perusahaan yang mencakup rantai produksi komponen hingga produk aftermarket dan layanan konsumen.
Integrasi berbagai lini tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kolaborasi dan menyesuaikan portofolio dengan perkembangan kebutuhan industri otomotif. [dpid/TH]














