DAPURPACUID – Honda mulai membuka langkah sekaligus strategi terbaru dalam persaingan kendaraan listrik global, dengan memperkenalkan nama Honda Alpha.
Model berjenis SUV listrik ini dijadwalkan menjalani debut dunia di India pada 2 Desember 2026, sekaligus menjadikan negara tersebut sebagai pusat produksi globalnya.
Pengumuman yang disampaikan Honda Cars India ini juga memperkenalkan identitas logo H terbaru yang akan digunakan pada jajaran kendaraan listrik generasi berikutnya.
Menariknya, India tidak hanya menjadi lokasi peluncuran perdana, melainkan juga dipilih sebagai basis manufaktur untuk memenuhi kebutuhan pasar global nantinya.
President sekaligus Chief Executive Honda Cars India, Toshiyuki Yanagisawa menyebut kehadiran Alpha sebagai bagian penting dari pengembangan mobilitas elektrifikasi Honda di India.

“Honda Alpha mencerminkan ambisi kami menghadirkan mobilitas listrik canggih bagi para pelanggan di India, sekaligus menyuguhkan kualitas, keandalan, dan kesenangan berkendara yang menjadi ciri khas Honda,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa keputusan menjadikan India sebagai pusat produksi memiliki arti strategis bagi ekspansi kendaraan listrik Honda.
“Dengan dijadikannya India sebagai basis produksi global untuk model ini di masa depan, jadi bagian penting dalam perjalanan elektrifikasi Honda sekaligus mencerminkan komitmen kuat kami terhadap pasar India.”
Mengadopsi Identitas Baru dan Desain Konsep 0 Alpha
Honda Alpha diperkirakan merupakan versi produksi dari konsep Honda 0 Alpha yang sebelumnya diperkenalkan dalam ajang Japan Mobility Show.
Indikasinya terlihat dari gambar teaser yang memperlihatkan siluet SUV dengan bagian belakang tinggi dan garis bodi tegas, menyerupai kendaraan konsep tersebut.

Nama Alpha sendiri diambil dari huruf pertama alfabet Yunani. Honda menggunakan penamaan ini untuk merepresentasikan awal dari babak baru pengembangan kendaraan listriknya.
Model ini juga jadi kendaraan produksi pertama Honda di India yang menggunakan emblem H versi terbaru. Logo ini merupakan penyegaran identitas visual yang disiapkan untuk generasi kendaraan Honda berikutnya.
Khususnya pada lini elektrifikasi. Di sisi lain, pemilihan India sebagai basis produksi global turut memperlihatkan perubahan strategi manufaktur Honda.
Negara tersebut kini mendapatkan peran penting dalam pengembangan dan distribusi kendaraan listrik untuk pasar internasional, seiring upaya perusahaan memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi, termasuk model hybrid.
Meski identitas dan jadwal debutnya sudah diumumkan, Honda belum mengungkap spesifikasi teknis Alpha. Informasi mengenai kapasitas baterai, jarak tempuh, dan tenaga motor listrik.
Termasuk untuk harga jualnya juga belum tersedia. Honda juga belum memaparkan negara tujuan ekspor serta jadwal pemasaran di luar India. [dpid/TH]
















