DAPURPACUID – Perayaan 11 tahun GSrek Indonesia diklaim bakal berlangsung meriah melalui gelaran Gesrek Festival 2026, di Ecopark dan Ecovention Ancol, Jakarta Utara.
Dihelat pada 13-15 November, even bertema ‘Welcome to Gesrek City’ ini menghadirkan konsep festival menyerupai sebuah kota dengan empat panggung utama dan sejumlah kawasan tematik.
Menariknya, festival musik menggabungkan budaya komunitas dan hiburan, dengan menghadirkan lebih dari 65 musisi Tanah Air. Termasuk parade, atraksi jalanan, serta aktivitas interaktif.
Area festival terbagi menjadi beberapa distrik, di antaranya City Hall dengan City Stage, Oxford Street yang memiliki Oxford Stage, serta Mayor Hall yang menaungi Mayor Stage, Mayor Garden, dan Miranda Stage.
Deretan penampil yang disiapkan mencakup berbagai genre, mulai dari pop, indie, rock, punk, reggae hingga musik elektronik.
Festival Director Gesrek Festival 2026, Hendra Saputra mengatakan, even ini dirancang sebagai ruang pertemuan berbagai kalangan melalui musik dan komunitas.

Hendra meyakini musik punya kekuatan untuk menyatukan banyak orang, lintas generasi, genre, dan komunitas. Tahun ini jadi momen spesial karena bertepatan dengan perayaan 11 tahun GSrek Indonesia.
“Kami berharap Gesrek Festival bisa menjadi pengalaman berkesan, bukan hanya melalui penampilan para musisi, juga lewat kebersamaan dan energi yang tercipta selama tiga hari gelaran,” imbuhnya.
Selain pertunjukan musik, identitas GSrek Indonesia sebagai komunitas motor juga tetap dihadirkan lewat area komunitas. Pengunjung dapat berinteraksi dan mengenal berbagai komunitas yang berpartisipasi.
Bertabur Musisi Terbaik Tanah Air
Selama tiga hari, Gesrek Festival 2026 menghadirkan agenda ‘tersibuk’ bagi para musisi papan atas Indonesia, yang sudah dimulai sejak hari Jumat (13/11).
Pengunjung dapat menyaksikan penampilan Raisa, Bernadya, Sal Priadi, Pamungkas, Maliq & D’Essentials, NDX A.K.A., Banda Neira, Barasuara, The SIGIT, Seringai, Kelompok Penerbang Roket, dan sejumlah musisi lainnya.

Hari Sabtu (14/11), giliran Sheila On 7, Tipe-X, David Bayu, The Adams, Dipha Barus x KC Jones, Shaggydog, Endank Soekamti, Teenage Death Star, Sisitipsi, serta Mondo Gascaro yang meramaikan panggung.
Sementara pada Minggu (15/11), festival akan ditutup oleh Tulus, Mahalini, The Changcuters, Wali, Bondan Prakoso & Fade2Black, Burgerkill, FSTVLST, Feel Koplo, Idgitaf, Whisnu Santika bersama MC Drwe, dan deretan penampil lainnya.
Beberapa musisi juga telah menyiapkan sajian khusus. Barasuara akan membawakan Taifun Setlist, Mondo Gascaro menghadirkan pertunjukan 10 Tahun Rajakelana with String Section, sedangkan Idgitaf menampilkan pementasan bertajuk Berusaha di Bawah Hujan.
Tiket tersedia dalam tiga kategori, yakni early entry, regular entry, dan 3 Day Pass. Berikut rincian harganya:
– Early entry: Rp159.000 (sendiri), Rp298.000 (berdua), dan Rp556.000 (berempat).
– Regular entry: Rp249.000 (sendiri), Rp459.000 (berdua), dan Rp859.000 (berempat).
– 3 Day Pass: Rp549.000 per orang untuk tiga hari penyelenggaraan.
Khusus pemegang tiket early entry, pengunjung diwajibkan masuk sebelum pukul 15.00 WIB. Tiket bisa diperoleh lewat Goers dan Tiketmart. Perlu diperhatikan, seluruh kategori tiket belum termasuk tiket masuk kawasan Ancol. [dpid/TH]















