Yuk Intip 'Jeroan' DFSK Gelora E | dapurpacu.id

Yuk Intip ‘Jeroan’ DFSK Gelora E


DAPURPACU – Memanfaatkan pameran otomotif ‘hybrid’ (offline dan online) IIMS Hybrid 2021, PT Sokonindo Automobile selaku pemegang merek DFSK di Indonesia.

Gelora E menjadi kendaraan niaga bermesin listrik pertama berbasiskan baterai pada segmen kendaraan niaga yang dipasarkan di Tanah Air. Moemntum ini diambil mengingat ketersediaan infrastruktur pengisian baterai listrik yang terus digenjot oleh pemerintah.

“DFSK akan berperan aktif dalam perlindungan lingkungan dan mendorong roda perekonomian negara melalui kendaraan yang kami produksi, termasuk kendaraan listrik,” kata CEO Sokonindo Automobile, Alexander Barus, Kamis (15/5).

Pemerintah terus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan, dan berbagai peraturan turunan lainnya yang mendukung.

DFSK sebagai salah satu produsen kendaraan bermotor berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah menuju era kendaraan listrik diaplikasikan di Indonesia.

Baca juga:  DFSK Gelora E Bidik Konsumen ini Jadi 'Tuannya'

Gelora E ditenagai 100% mesin listrik berbasis baterai sehingga ramah lingkungan dan tanpa emisi karbon gas buang. Sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya didukung dengan pengisian fast charging.

Hanya dengan waktu 80 menit, baterai sudah bisa terisi hingga 80%, dengan jarak jelajah yang mampu ditempuh sampai dengan 300 km berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle).

Sedangkan untuk pengisian reguler, mobil niaga yang tersedia dalam tipe blind van dan minibus ini punya sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A.

Menurut Alex, Gelora E diklaim hanya mengonsumsi daya sebesar 0,145 kWh per kilometer, atau setara dengan Rp239 per kilometer jika dikonversikan ke rupiah.

DFSK Gelora E model minibus, mampu menampung 7 penumpang.

Sebagai kendaraan komersial, jelas Gelora E didukung dengan tenaga yang kuat dan bisa diandalkan di berbagai situasi dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm.

Unsur keamanan, mobil ini juga dilengkapi battery safety system yang diklaim sudah komplit dengan langkah-langkah perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, serta anti-debu serta tahan air (standar IP67).

Baca juga:  Promo Buy One Get One di IIMS Hybrid di JIExpo Kemayoran

Selain itu, desain bodi tahan benturan yang kokoh, ditambah dengan sistem ABS dan EBD untuk memastikan keselamatan berkendara pengemudi dan penumpang sehingga dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

Seperti model Gelora bermesin konvensional, dimensinya mencapai 4.500 mm x 1.680 mm x 2.000 mm (PxLxT), menghadirkan kabin ekstra luas dan lapang dipadukan kemampuan berkendara yang mantap.

Untuk model minibus, Gelora memiliki pengaturan 7 tempat duduk penumpang. Sedangkan untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63 m sangat cocok untuk meningkatkan kapasitas kargo dan logistik. [dp/MTH]