Diggia Mengganas di Sachsenring, Bestia terpuruk di Belakang

DAPURPACU – Fabio Di Giannantonio kembali memberikan kejutan positif bagi tim Gresini Racing Team, besutan Nadia Gresini, Gresini Racing team owner & principle.

Bagaimana tidak, di dua seri sebelumnya mampu menempatkan pria berpaspor Italia ini berada deretan terdepan. Bahkan hasil kualifikasi kemarin juga memosisikan Diggia di baris kedua saat start nanti.

Penampilan yang kompetitif dari pebalap pemilik nomor #49 ini kembali ditunjukkan di Sachsenring, baik pada kualifikasi pertama maupun kedua. Meski demikian Diggia nyaris kehilangan start terdepannya.

Diggia berhasil finis di urutan ke-5 secara keseluruhan dan menjadi pebalap Ducati tercepat ke-3, di belakang Francesco Bagnaia dan Johann Zarco.

Oleh karena itu, rookie dari Tim Gresini MotoGP ini mengumpulkan kinerja kualifikasi terbaik kedua sejauh ini di kelas utama (bersamaan dengan yang di Montmeló).

Dalam pernyataannya, Diggia mengaku kurang bersahabat dengan kondisi cuaca di Jerman saat ini. Alergi pun mulai dideritanya. Tapi, berkat performa motor dalam kondisi terbaik, dia mampu meraih hasil positif.

“Kami sangat cepat di kualifikasi dan jika bukan karena kesalahan di tikungan pertama, mungkin kami bisa berjuang untuk posisi terdepan. Senang berada di sana, jadi semoga alergi tidak menjadi masalah besok,” imbuhnya.

Berbeda dengan Diggia, Enea Bastianini harus menerima hasil buruk (lagi) pada seri ini. Akhir pekan yang penuh tantangan dimana dirinya merasa kurang kompetitif di trek.

Masalah di sektor dua dan tiga, serta kurangnya feeling pada roda depan Ducati Desmosedici GP21 yang masih dirasakannya, terus terjadi hingga pada sesi kualifikasi.

“Kami hanya harus bekerja, tetapi balapan besok akan sulit. Tujuannya adalah menyelesaikan balapan untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri dan mungkin tidak kehilangan terlalu banyak poin,” ujar Enea. [dp/MTH]

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com