Mitsubishi Pajero Baru Laris Manis, 5.500 Unit Langsung Dipesan!

DAPURPACUID – Kembalinya Mitsubishi Pajero generasi kelima langsung mendapat sambutan positif dari publik. Bahkan, antusias itu sebelum resmi dipasarkan secara luas di Jepang.

SUV legendaris tersebut sudah mengantongi lebih dari 5.500 pemesanan hanya dalam waktu sekitar empat minggu. Catatan tersebut terbilang impresif bagi Mitsubishi Motors.

Hal ini dikarenakan Mitsubishi sebelumnya hanya menargetkan penjualan domestik sebanyak 4.000 unit untuk satu tahun fiskal hingga Maret 2027 mendatang.

Pemesanan mulai dibuka pada 1 Oktober 2026. Sementara di Jepang, Mitsubishi Pajero terbaru ditawarkan dengan harga awal 6.193.000 yen atau setara sekitar US$39.300.

Antusiasme juga datang dari pasar Global. Thailand dilaporkan telah menyumbangkan sekitar 1.500 pesanan, sedangkan Australia dijadwalkan mulai menerima kehadiran SUV ini pada Desember 2026.

Mitsubishi menargetkan penjualan 3.000 unit di Australia hingga Maret 2027, dengan harga awal sekitar 70.000 dolar Australia.

Presiden Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura menyebut, Pajero terbaru sebagai salah satu model andalan untuk merebut konsumen dari para kompetitor.

Menariknya, sekitar 80 persen pembelinya di Jepang disebut berasal dari pengguna merek pesaing, termasuk Toyota Land Cruiser maupun Nissan Patrol.

Dari sektor performa, Pajero generasi terbaru ini dibekali mesin diesel turbo 2.4 liter. Jantung mekanis tersebut menghasilkan tenaga 201 hp dengan torsi puncak 480 Nm.

Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan menuju seluruh roda. Sistem Super Select 4WD-II juga disiapkan untuk menunjang kemampuannya saat melintasi berbagai kondisi jalan.

SUV ini menggunakan konstruksi ladder-frame dengan tingkat kekakuan tinggi dan berbagi basis pikap Triton. Bobotnya mencapai 2.397 kg, dengan panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, serta tinggi 1.910 mm.

Tersedia empat pilihan varian, yakni Super Exceed dan Exceed yang mengutamakan kenyamanan, serta GSR dan GLS dengan karakter lebih berorientasi pada aktivitas off-road.

Ground clearance mencapai 230 mm. Pengemudi juga dapat memilih tujuh mode berkendara, meliputi Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock.

Peluang Masuk Amerika Masih Tanda Tanya

Meski pun memiliki rencana pemasaran global hingga ke 100 negara, namun Amerika Serikat belum masuk dalam daftar peluncuran awal Pajero terbaru tersebut.

Salah satu tantangannya yaitu penggunaan mesin diesel yang berpotensi menghadapi kendala regulasi emisi di sana. Mitsubishi perlu mempertimbangkan alternatif mesin bensin atau teknologi elektrifikasi agar model ini bisa memenuhi persyaratan pasar Amerika.

Faktor lainnya adalah biaya impor. Pajak tambahan sebesar 25 persen terhadap kendaraan impor juga menjadi tantangan tersendiri bagi Mitsubishi.

Salah satu kemungkinan yang dapat dipertimbangkan yaitu memanfaatkan fasilitas produksi Nissan di Canton, Mississippi. Kedua perusahaan memiliki hubungan aliansi yang memungkinkan kerja sama dalam pengembangan dan manufaktur kendaraan.

Jika rencana tersebut terealisasi, Pajero berpeluang memasuki pasar Amerika paling cepat sekitar 2030, dengan kemungkinan menggunakan nama Montero.

Untuk saat ini, Mitsubishi memusatkan perhatian pada pasar global lain. Produksi Pajero terbaru dilakukan di Thailand, satu fasilitas dengan Triton, yang juga menjadi basis ekspor kendaraan Mitsubishi ke berbagai negara. [dpid/TH]