DAPURPACUID – Bisnis mobil bekas masih menjadi penopang pertumbuhan PT Autopedia Sukses Lestari (ASLC). Pencapaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi Caroline.id.
Bisnis penjualan ritel mobil bekas ini berhasil membukukan Rp819,6 miliar, setara 85% dari total pendapatan ASLC. Nilai ini tumbuh 61,8 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan capaian Rp506,4 miliar pada kuartal III-2025.
Hingga kuartal III-2026, perusahaan mencatatkan pendapatan Rp964,8 miliar atau meningkat 35,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp713 miliar.
President Director ASLC, Jany Candra, mengatakan, penguatan kinerja perusahaan juga didukung keterhubungan berbagai lini bisnis yang berada dalam satu ekosistem kendaraan bekas.
“Kami melihat bahwa optimalisasi ekosistem bisnis kendaraan bekas secara keseluruhan juga berperan penting dalam mendukung kinerja Caroline.id dan ASLC”.
“Lewat sinergi antar lini usaha, Perseroan dapat memperkuat kapabilitas bisnis, menjangkau kebutuhan pasar lebih luas, serta menciptakan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Jany.
Selain Caroline.id, ASLC mengandalkan JBA Indonesia yang bergerak di bidang jasa lelang kendaraan. Hingga September 2026, lini usaha ini menghasilkan pendapatan Rp148,7 miliar melalui layanan lelang untuk berbagai segmen pelanggan.
Dalam menjalankan bisnisnya, ASLC menerapkan sistem penentuan jalur penjualan berdasarkan kondisi kendaraan dan karakteristik permintaan pasar.

Lini kendaraan yang sesuai dapat dipasarkan melalui jaringan ritel Caroline.id, sedangkan unit lainnya diarahkan melalui mekanisme lelang JBA.
Strategi tersebut memungkinkan perusahaan memaksimalkan potensi nilai kendaraan sekaligus memanfaatkan keunggulan masing-masing lini usaha.
Pada keterangan tertulisnya, Jumat (30/10), Jany menambahkan bahwa setiap lini bisnis memiliki karakteristik dan peluang pertumbuhan masing-masing sesuai segmentasinya.
“Karena itu, Perseroan terus mendorong pengembangan usaha secara terintegrasi agar kapabilitasnya dapat saling melengkapi dan memberikan nilai tambah bagi ekosistem secara keseluruhan,” tandasnya.
Ke depan, ASLC berupaya memperkuat posisinya sebagai automotive omnichannel marketplace dengan mengembangkan jaringan fisik dan layanan digital secara bersamaan.
Caroline.id saat ini mengoperasikan 18 cabang yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Bandung. Sementara itu, JBA telah memiliki 40 lokasi lelang di berbagai daerah Indonesia.
Perusahaan juga terus mengembangkan platform digital, meningkatkan kemampuan teknologi, serta melakukan optimalisasi operasional untuk memperkuat efisiensi bisnis.
Dengan mengintegrasikan layanan ritel, lelang, dan pembiayaan melalui MotoGadai, ASLC berupaya membangun ekosistem kendaraan bekas yang semakin terhubung, sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. [dpid/TH]














