Tim BMB Motorsport Harus Puas Duduki Runner Up


SERANG (DP) – Target setinggi langit yang dibidik tim BMB Motorsport – Bank bjb di ajang Kejurnas Speed Offroad 2018 akhir pekan lalu, akhirnya harus pupus. Gelar kampium di kategori Team harus direlakan jatuh ke tangan Banten Motorsport.

Sepanjang dua hari pelaksanaan ajang tersebut di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten, tim besutan Tb. Adhi hanya mampu mengumpulkan poin 38 dan mengisi slot kedua di bawah tuan rumah yang mengoleksi poin sebanyak 42.

Dengan hasil ini, Tb. Adhi mengaku puas dengan kinerja para pebalapnya. Dirinya pun berjanji bakal melakukan serangkaian perbaikan dan penyempurnaan, terutama di sektor mesin.

“Putaran kedua nanti, mesin akan sempurnakan guna menghasilkan tenaga lebih baik, dan juga di bagian electrical. Analisa yang kami dapatkan, di putaran pertama ini persaingan sangat ketat dan sangat menguras kemampuan mesin,” katanya dalam keterangan resminya, Senin (30/7).

Baca juga:  Produk Skutik Honda Masih Perkasa di Wilayah Jabar

Perolehan poin 38 yang dicapai BMB Motorsport – Bank BJB mengandalkan perjuangan keras empat pebalapnya. Yaitu Adi Indiarto yang berpasangan dengan navigator Donny Wardono (Kelas G3.1), Dadan Pohang/RI. Firmana (G4.3), Tb. Deyang/Fadli Dolding (G4.2) dan H.M. Rihan Variza/Boy M. Dinata (G5.4).

Di luar kuartet pebalap tersebut, kerja keras juga dilakukan Tb. Adhi di kelas para ‘Dewa’. Sayang perjuangan pebalap nasional ini tidak berjalan mulus.

Hari pertama (28/7), kuda pacunya mengalami masalah teknis. Hasilnya, dua SS yang dijalaninya memberinya catatan waktu yang tidak memuaskan. Masing-masing 05:13.443 detik (SS 1), dan 05:15.407 detik (SS 2).

Di hari kedua, tim mekanik yang dipimpin Wiewie Riyanto bekerja keras dan menghasilkan waktu yang lebih tajam. Yaitu 03:08.580 detik (SS 3) dan 03:08.72 detik di SS 4.

“Kami mengalami masalah current voltage di hari pertama. Puji syukur sudah bisa kita atasi semalam,” kilah Wiewie.

Baca juga:  Gelar Juara Umum Team 'Aman' di Tangan BMB Motorsport

Menyongsong seri berikutnya yang diagendakan digelar September nanti, Tb. Adhi sebagai team leader berharap tim meningkatkan kedisiplinan.

“Saya kira para pebalap harus focus dan berjuang menjadi satu tekad, sehingga pada putaran kedua dan seterusnya dapat meraih gelar juara umum team,” tegas Tb. Adhi. [dp/MTH]