Rayakan HUT ke-39, PPMKI Gelar Penggalangan Dana Buat Lombok dan Palu

PPMKI menggelar syukuran perayaan HUT ke-39 yang berlangsung di Bali.

JAKARTA (DP) – Perayaan hari jadi Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) ke-39 tahun ini dikemas berbeda. Even bertajuk ‘Lombok Empathy Tour’ ini digelar di Bali, akhir pekan lalu (18-19/11).

Total sebanyak 380 unit mobil klasik dan retro berkumpul guna meramaikan hari yang spesial tersebut. Tak lupa juga mereka melakukan city touring mengelilingi Pulau Bali, mengunjungi sejumlah lokasi wisata eksotik.

“Peserta berdatangan dari Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali sebagai tuan rumah,” kata Ronny Arifudin, Ketua Umum PPMKI, dalam siaran resminya, Rabu (21/11).

Peserta dari Jawa dan Sumatera mulai berangkat menuju Bali sejak Kamis, 15 November 2018. Sementara peserta Sumatera berangkat bersama-sama dari Jakarta dan bertemu dengan peserta lainnya di Salatiga, Jawa Tengah dan melanjutkan titik kumpul di Paiton, Jawa Timur lalu bersama-sama menuju Denpasar.

Selama dua hari, peserta datang ke beberapa destinasi yang dituju antar lain desa-desa wisata, Dream Land dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Pantai Pandawa.

Selain melakukan pemotongan tumpeng sebagai seremoni HUT ke-39, bersamaan dengan itu PPMKI juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Classic Mercedes Taiwan.

Kesepakatan yang terjalin yaitu dijadwalkan akan digelar kegiatan pariwisata dengan mobil klasik seperti tur atau pameran, seminar dan berbagai pelatihan.

“Dengan adanya kerja sama ini dapat memperkenalkan Indonesia ke masyarakat Taiwan serta dunia, melalui berbagai kegiatan yang dilakukan bersama,” ujar Ronny lebih lanjut.

“Semoga dengan kesepakatan kerja sama ini, Indonesia dan Taiwan bisa menyelenggarakan kegiatan internasional dengan lebih baik,” ungkap Jerry Lu Kunying, perwakilan Mercedes Classic Taiwan.

Puncak acara Lombok Empathy Tour dilakukan saat Gala Dinner di Courtyard Marriot Bali Nusa Dua, yang juga diisi dengan penggalangan dana untuk korban bencana di Lombok dan Palu. [dp/MTH]