DAPURPACU – Melalui Toyota Indonesia Academy (TIA) atau yang lebih dikenal dengan Akademi Komunitas Toyota Indonesia, Toyota Indonesia memberikan fokus utama pengembangan SDM.
Pengembangan sumber daya berkualitas itu melalui budaya inovasi kepada mahasiswa TIA melalui pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi industri di bidang logistik, pemeliharaan, dan standar kerja.
Dalam pembelajarannya, para mahasiswa dilatih aktif menyalurkan ide dan inovasi dalam sistem produksi, agar efektifitas dan efisiensi pekerjaan dapat dicapai melalui perbaikan sistem dengan menciptakan alat yang mempermudah pekerjaan di lini produksi bahkan di kehidupan sehari-hari.
Di tengah tantangan pandemi, kreativitas lulusan TIA dibantu mentor diwujudkan dengan kehadiran Robot UV yang dapat membantu memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Robot ini merupakan alat bantu sterilisasi ruangan dengan mematikan berbagai virus tanpa harus melibatkan kontak manusia, karena Robot UV cukup dikendalikan melalui remote control oleh satu orang pilot dari jarak hingga 300 m di dalam gedung dan 1 km di luar gedung.
Robot ini dibekali dua kamera yang bisa menampilkan pandangan hingga 360 derajat dan mampu beroperasi hingga 5 jam dengan 2 jam lampu UV-C.
Selain itu, robot ini juga mempunyai sensor infra merah pada 8 sisi sehingga tidak akan menabrak saat dikendalikan, serta menggunakan roda omni agar dapat bergerak maju-mundur kanan-kiri dan menyerong tanpa memutar arah.
Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia menuturkan, robot hasil karya mahasiswa menjadi bukti bahwa TIA berhasil mencetak generasi dengan ide-ide perubahan maupun pembaruan yang tidak hanya bermanfaat di lingkungan kerja namun juga bagi masyarakat.
Selain itu, lanjutnya, TIA juga melakukan pengembangan kurikulum pendidikan vokasi bagi SMK untuk menjembatani gap antara keahlian lulusan SMK dengan kebutuhan yang disyaratkan pendidikan tinggi maupun industri.
“Kami meyakini kehadiran SDM industri yang kompetitif dan berbudaya inovasi sangat penting dalam menyambut era digital, industri 4.0, dan juga elektrifikasi,” tutup Bob. [dp/MTH]















