Adira Insurance (Masih) Mampu Raih Premi Bruto di Masa Pandemik | dapurpacu.id

Adira Insurance (Masih) Mampu Raih Premi Bruto di Masa Pandemik

Foto: istimewa

DAPURPACU – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, cukup menghantam berbagai industri sektoral yang menjadi tulang punggung kemajuan perekonomian negara.

Kondisi ini juga dialami oleh PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance), yang diakui perseroan tidak hanya berdampak pada kesehatan semata, juga secara finansial dan psikologis.

Dibuktikan dengan terjadinya kontraksi 5,32% pada semester 1 (Januari-Juni) 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi inilah yang akhirnya berdampak langsung terhadap industri asuransi.

“Namun, dalam masa yang penuh ketidakpastian inilah peran perusahaan asuransi menjadi sangat penting, untuk hadir bagi pelanggan serta memberikan dukungan dan perlindungan yang komprehensif,” kata Hassan Karim, Chief Marketing Officer Adira Insurance, disela temu virtual dengan media beberapa waktu lalu.

Tercatat perusahaan asuransi umum di Indonesia hanya mampu mengumpulkan premi sebesar Rp37 trilliun, atau lebih rendah 6,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski begitu, berdasarkan survei dari bisnis.com, Adira Insurance diklaim tetap mengalami kinerja positif, dan masuk dalam lima perusahaan asuransi umum teratas berdasarkan rekapitulasi kinerja asuransi umum berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020.

Sementara untuk kinerja Adira Insurance pada kuartal III/2020 mampu membukukan premi bruto senilai Rp1,5 triliun, atau naik 2,3% dari kuartal III/2019 senilai Rp1,22 triliun.

Sebagai informasi, Adira Insurance telah diakuisi oleh Zurich Insurance Company pada November 2019 sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 80%, dan menjadi asuransi umum internasional teratas di Indonesia.

Di sini, Zurich memandang Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat penting. Atas dasar inilah, Zurich melihat adanya peluang sangat besar di industri asuransi di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan komprehensif untuk masyarakat Indonesia melalui asuransi jiwa, asuransi umum konvensional dan Syariah,” tutur Hassan.

“Berkat sinergi ini akan membawa banyak peluang bagi Adira Insurance dan juga bisnis Zurich di Indonesia, untuk bisa berkembang lagi,” tutup Hassan. [dp/MTH]