DAPURPACUID – Bearing atau lazim disebut laher merupakan salah satu komponen pada kendaraan yang memiliki peranan penting untuk membuat gerakan mekanis.
Saat ini banyak beredar bearing yang memiliki teknologi lebih maju bahkan melebihi standar bawaannya. Pemilihan laher penting karena mampu meningkatkan gerakan tanpa gaya gesek maksimal.
Terlebih jika penggunaannya untuk harian, tentunya dibutuhkan kinerja bearing terbaik dengan anggapan dapat digunakan lebih lama dan optimal. Apakah penggunaan laher racing dapat membantu?
Anggapan bahwa mesin motor yang sudah ditingkatkan performanya, wajib diimbangi dengan penggunaan bearing berperforma tinggi (high performance) tampaknya sudah menjadi kewajaran.
Dengan banderol lebih mahal dari standar bawaan motor, penggunaan bearing high performance sangat memainkan peranan penting untuk mesin yang sudah dimodifikasi.

Biasanya mesin modifikasi memiliki RPM (putaran mesin) lebih tinggi dari pada mesin standar, sehingga membutuhkan dukungan bearing high performance agar putaran lebih ringan dan lancar.
Namun, apakah laher jenis ini juga cocok untuk mesin standar, dan juga untuk mesin yang digunakan untuk aktivitas harian yang seringkali tidak memerlukan RPM tinggi?
Seperti diungkapkan oleh Engineering PT Faito Racing Development, Gunawan, sejatinya bearing tipe high performance tetap aman dan awet pda mesin motor harian, asalkan memiliki dimensi yang sama.
Menurutnya, terdapat beberapa kelebihan dari bearing ini meski digunakan untuk harian. Misalnya, putaran mesin jadi lebih enteng dan mesin mudah langsam saat pertama kali dinyalakan.
“Lebih penting lagi, bearing high performance jadi lebih awet karena memiliki batas rpm maksimal yang tinggi,” imbuh pria yang akrab disapa Om Gun itu, dalam siaran resminya, Sabtu (30/12).
Perhatikan Cara Pemasangan Bearing
Lalu yang perlu diperhatikan adalah cara pemasangannya agar bearing dapat mencapai performa maksimal. Teknik pemasangan yang salah atau asal-asalan berakibat bearing mengalami kegagalan performa atau rusak sebelum waktunya.

Gunakan metode pemasangan bearing yang benar serta alat yang direkomendasikan. Pasalnya, saat ini masih dijumpai pemasangan yang asal getok atau terpasang tanpa memperhatikan prosedur yang benar.
“Beberapa kerusakan yang timbul akibat metode pemasangan bearing yang salah di antaranya bearing jadi lebih cepat oblak, posisi bearing jadi miring sehingga rumah bearing jadi longgar. Semua hal tersebut dapat memperpendek masa pakai bearing,” tambahnya.
Dikutip dari beberapa sumber, berikut ini beberapa cara memasang bearing yang benar:
1. Secara mekanikal. Cara ini secara singkat dijelaskan yaitu permukaan bearing ditekan atau dipukul ke housing/as secara presisi). Perhatikan bagian bearing yang bersinggungan.
2. Secara pemanasan/pendinginan. Bearing dipanaskan untuk memberi efek pemuaian atau didinginkan untuk memberi efek penyusutan, sebelum dipasang ke housing/as.
3. Secara metode hidrolik. Biasanya dilakukan untuk memasang bearing berukuran besar dengan mudah, cepat, presisi dan dapat menghindari kerusakan pada bearing maupun pada housing/as itu sendiri.
Selain pemasangan, faktor perawatan bearing selama beroperasi juga menentukan masa pakai dan performanya. Penggunaan pelumas dengan spesifikasi yang tepat sangat disarankan untuk menunjang performa bearing.
Kesalahan pada faktor pelumasan akan berakibat keausan pada bearing. Pemilihan pelumas juga harus mempertimbangkan hal berikut, seperti kondisi lingkungan dan suhu sekitar, kecepatan, dan beban.
Jangan sampai salah memilih pelumas yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin, atau bahkan pelumas palsu.

Cara lain untuk mencegah kerusakan bearing yaitu memastikan sistem pelumasan di mesin beroperasi dengan baik agar seluruh komponen termasuk bearing terlumasi dengan baik.
Bearing high performance S720 dari Faito dapat dikatakan bisa meminimalisir kerusakan dini yang sudah dijelaskan di atas, karena sudah dibekali retainer berbahan wood laminated phenolic.
Dengan dilengkapinya material khusus tersebut bertujuan untuk memaksimalkan proses pelumasan pada bearing sehingga performa mesin lebih baik.
“Keunggulan teknologi pada bearing Faito S720 akan menjadi keuntungan bagi penggunanya karena mudah dalam perawatan dan memiliki durabilitas yang lebih baik,” jelas Om Gun.
Dia tetap mengimbau agar tetap memperhatikan poin-poin pemasangan bearing yang benar di atas dan memilih pelumasan yang tepat untuk mesin.
“Jangan lupa juga bahwa pemasangan bearing juga harus dilakukan oleh mekanik yang sudah ahli atau berkompeten,” tutup Om Gun. [dp/TH]














