BYD Seagull 2027 Makin Canggih, Ada LiDAR dan Flash Charging

DAPURPACUID – BYD resmi memperkenalkan generasi terbaru Seagull, dengan sejumlah peningkatan di berbagai sektor yang membuat mobil listrik mungil ini semakin menarik.

Selain memiliki dimensi lebih besar dan kabin yang lebih lapang, model anyar menawarkan teknologi pengisian daya cepat Flash Charging dengan klaim pengisian baterai dari 10% hingga 70% hanya dalam lima menit.

Pembaruan ini jadi langkah penting BYD dalam memperkuat persaingan di segmen mobil listrik kompak. Seagull generasi kedua tak hanya mengandalkan efisiensi, juga menghadirkan fitur yang sebelumnya lebih identik dengan kendaraan berkelas lebih tinggi.

BYD Seagull terbaru memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.650 mm. Ukurannya meningkat cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya yang memiliki panjang 3.780 mm dan jarak sumbu roda 2.500 mm.

Perubahan dimensi ini turut membawa peningkatan kapasitas kabin. Jika model terdahulu mengakomodasi empat penumpang, generasi terbaru kini dirancang untuk mengakomodir lima orang.

Dari desain, bahasa Marine Aesthetics dipertahankan dengan tampilan lebih tegas. Lampu depan LED yang lebih tajam, bumper depan sporty, lampu belakang melebar, dan desain pelek baru memberikan karakter lebih modern.

Interior Seagull mengusung pendekatan minimalis dengan layar hiburan berukuran 15,6 inci sebagai pusat kendali. Sistem ini mendukung konektivitas smartphone nirkabel, pencahayaan kabin dengan 127 pilihan warna, serta sistem audio delapan speaker.

Fitur kenyamanan lainnya yaitu pengisian daya ponsel nirkabel 50 watt, kursi depan elektrik dengan pemanas dan ventilasi tiga tingkat, serta fungsi pijat bagi pengemudi.

BYD juga menyediakan opsi DiPilot ‘God’s Eye’ berteknologi LiDAR. Sistem bantuan berkendara ini mendukung navigasi berbasis bantuan otomatis di area perkotaan maupun jalan bebas hambatan, pengenalan lampu lalu lintas, serta kemampuan menghindari rintangan.

Jarak Tempuh Maksimal 420 Kilometer

Sektor tenaga mengandalkan motor listrik penggerak roda belakang yang tersedia dalam dua pilihan output, yakni 85 kW atau 115 PS dan 95 kW atau 129 PS. Keduanya menghasilkan torsi 130 Nm.

BYD menawarkan baterai Blade generasi kedua berkapasitas 30,1 kWh dan 39,2 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, jarak tempuhnya masing-masing mencapai 320 km dan 420 km.

Sementara berdasarkan WLTP, angkanya menjadi 259 km dan 340 km. Daya tarik utama hadir melalui teknologi Flash Charging yang tersedia pada varian baterai 39,2 kWh.

BYD mengklaim pengisian dari 10% ke 70% dapat dilakukan dalam lima menit, meski hasil aktual bergantung pada kondisi pengisian dan infrastruktur yang digunakan.

Kehadiran Seagull terbaru memperlihatkan arah pengembangan mobil listrik perkotaan yang semakin mengutamakan kepraktisan dan teknologi. Namun, jadwal pemasaran serta harga resminya di Indonesia masih perlu menunggu pengumuman dari BYD. [dpid/TH]