Toyota Fortuner dan Rush Paling Banyak Diekspor


JAKARTA (DP) – Toyota Fortuner buatan Karawang, Indonesia sangat disukai di sejumlah negara pengekspor. Dibanding dengan model lain, Fortuner paling banyak, total  mencapai 11.165 unit atau 24% dari total ekspor CBU kendaraan bermerek Toyota.

Low SUV seperti Toyota Rush, juga lumayan banyak peminatnya, jumlahnya mencapai 8.800 unit, disusul Agya dengan 8.600 unit, ada juga Vios (5.500 unit), Avanza (5.780 unit), Town Ace/Lite Ace (3.715 unit), serta Kijang Innova, Sienta, dan Yaris dengan total (2.570 unit) juga memberikan andil performa kuartal pertama.

Sepanjang kuartal pertama 2019, periode Januari sampai Maret, ekspor kendaraan  utuh (complete build-up) atau CBU Toyota Indonesia mencapai 46.130 unit naik sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 45.350 unit.

Bob Azam, Direktur Administrasi Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan sejak 5 tahun terakhir, Fortuner konsisten menjadi model SUV penyumbang terbesar bagi prestasi ekspor Toyota Indonesia.

Baca juga:  Toyota Indonesia dan UGM Riset Tentang Industri Masa Depan

“Di tahun 2019, Toyota menargetkan pertumbuhan ekspor di atas 5% meski situasi makro ekonomi dunia masih tidak menentu. Saat ini kami fokus untuk mencari pasar-pasar ekspor non tradisional baru untuk mencapai target tersebut,” kata Bob Azam.

Selain mengapalkan kendaraan utuh bermerek Toyota, TMMIN turut pula mengirimkan kendaraan setengah jadi/Complete Knock-Down (CKD), mesin utuh, serta komponen kendaraan. Hingga Maret 2019, TMMIN berhasil mengekspor CKD sebanyak 9.900 unit, mesin utuh bensin sebanyak 25.750 unit, mesin utuh etanol sejumlah 2.360 unit, serta komponen kendaraan sebanyak 26 juta unit.

Sejak pengapalan perdana pada tahun 1987 hingga saat ini, Toyota berhasil menggenapkan angka 1,5 juta unit akumulasi ekspor kendaraan utuh Toyota dengan estimasi nilai ekspor lebih dari US$ 28,8 miliar. Hingga kini, produk otomotif dalam negeri mampu menembus lebih dari 80 negara tujuan ekspor di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika. [Dp/Gtm]