Hampir 94 Ribu Range Rover Kena Recall, Ini Masalahnya!

DAPURPACUID – Jaguar Land Rover (JLR) menarik kembali 93.997 unit Range Rover model tahun tertentu di Amerika Serikat, akibat adanya potensi gangguan pada kamera belakang.

Masalah tersebut berkaitan dengan air yang menggenang di area pintu bagasi dan dapat menyebabkan visual kamera mundur tidak muncul pada layar kendaraan.

Kampanye recall tersebut mencakup sejumlah Range Rover model di rentang 2022–2026, yang diproduksi pada 8 Juli 2021 hingga 4 Juni 2024 di negara itu.

Data perusahaan mencatat 2.295 klaim dan laporan lapangan terkait masalah ini sejak Agustus 2022. Jumlah ini setara sekitar 2,4 persen dari total kendaraan yang masuk dalam cakupan penarikan.

Gangguan bermula dari sistem pembuangan air pada trim pintu bagasi yang dinilai belum memadai. Jumlah lubang drainase yang tersedia tidak cukup mengalirkan air secara optimal, sehingga cairan berpotensi tertahan di sekitar dudukan kamera belakang.

Dalam kondisi tertentu, air dapat merembes ke rumah kamera dan mengganggu fungsinya. Dampaknya, pengemudi mungkin kehilangan tampilan area belakang ketika memundurkan kendaraan.

Kondisi ini berisiko mengurangi visibilitas, terutama saat parkir atau manuver di area dengan ruang terbatas. Karena itu, kamera belakang yang tidak berfungsi bukan sekadar persoalan kenyamanan, juga berkaitan dengan keselamatan berkendara.

Diler Siapkan Perbaikan Gratis

Sebagai langkah penanganan, diler resmi JLR akan membuat lubang drainase tambahan pada bagian bawah trim pintu bagasi agar air dapat keluar dengan lebih baik.

Teknisi juga akan memeriksa kondisi kamera belakang. Bila ditemukan kerusakan akibat rembesan air, komponen tersebut akan diganti tanpa biaya bagi pemilik kendaraan yang tercakup dalam program recall.

Surat pemberitahuan awal kepada pemilik dijadwalkan mulai dikirim pada 11 Desember 2026 mendatang. Pemberitahuan lanjutan akan diberikan setelah komponen untuk perbaikan tersedia.

Sambil menunggu penanganan, pemilik disarankan mengandalkan kaca spion dan pemeriksaan langsung terhadap kondisi sekitar saat mundur, khususnya ketika hujan atau setelah kendaraan terpapar air.

Recall ini jadi pengingat bahwa komponen pendukung visibilitas juga butuh perhatian serius. Pada kendaraan modern, gangguan kecil pada sistem kamera dapat memengaruhi keselamatan dan membutuhkan penanganan teknis yang tepat. [dpid/TH]